Bayam Hidroponik Bisa Jadi Ladang Cuan dari Rumah, Begini Cara Memulai Bisnisnya

1 hour ago 1

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:10 WIB

VIVA – Punya halaman atau teras yang selama ini hanya dipakai untuk menaruh barang? Area tersebut sebenarnya bisa diubah menjadi tempat produksi sayuran. 

Salah satu yang menarik untuk dicoba adalah budidaya bayam hidroponik, terutama bagi Anda yang ingin memulai bisnis pertanian tanpa harus memiliki lahan luas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bayam juga menarik dari sisi bisnis karena termasuk sayuran yang relatif cepat dipanen. Artinya, uang yang dikeluarkan untuk produksi tidak harus menunggu berbulan-bulan untuk kembali berputar. 

Namun, jangan langsung membayangkan memasang ratusan pipa hidroponik. Untuk pemula, justru lebih aman memulai dari skala kecil sambil menguji apakah produknya benar benar laku.

Berikut cara memulai bisnis bayam hidroponik dari rumah, sebagaimana dihimpun Viva pada Rabu, 26 Agustus 2026.

1. Mulai dari 50 sampai 100 lubang tanam

Jangan terburu-buru membuat instalasi hidroponik berkapasitas besar. Untuk tahap awal, Anda bisa mencoba 50 sampai 100 lubang tanam dulu. Jumlah tersebut cukup untuk mempelajari proses produksi, mulai dari penyemaian, pemberian nutrisi, perawatan hingga panen. Anda juga bisa menghitung berapa biaya yang benar benar dikeluarkan untuk menghasilkan satu kilogram bayam.

Dari sini, Anda akan memiliki angka yang jauh lebih penting daripada sekadar mengetahui harga jual, yaitu biaya produksi. Jika hasil uji coba menguntungkan dan pasar merespons positif, kapasitas bisa ditambah secara bertahap.

2. Pilih instalasi sesuai modal

Untuk bisnis skala rumahan, Anda tidak wajib menggunakan instalasi mahal sejak awal. Sistem wick atau rakit apung dapat menjadi pilihan untuk belajar. Sementara itu, ketika jumlah tanaman mulai bertambah, Anda dapat mempertimbangkan sistem NFT atau DFT yang lebih cocok untuk produksi dalam jumlah lebih besar.

Prinsipnya sederhana, jangan membeli instalasi berdasarkan kapasitas yang belum tentu bisa Anda jual. Lebih baik memiliki 100 lubang tanam yang produktif dan hasilnya terserap pasar daripada 500 lubang tetapi sebagian besar tanaman tidak terjual.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

3. Gunakan benih dan nutrisi yang tepat

Setelah instalasi siap, siapkan benih bayam dan media tanam seperti rockwool. Benih dapat disemai terlebih dahulu sebelum dipindahkan ke instalasi hidroponik. Setelah bibit cukup kuat, tanaman mendapatkan nutrisi melalui larutan hidroponik. 

Halaman Selanjutnya

Untuk bisnis, Anda sebaiknya mulai menggunakan alat ukur pH dan TDS atau EC. Alat ini memang menambah biaya awal, tetapi dapat membantu Anda mengontrol kondisi nutrisi dan mengurangi risiko tanaman tumbuh tidak optimal.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |