loading...
PT Pertamina (Persero) memastikan kesiapan penuh dalam mengawal pasokan energi nasional selama masa Satgas Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2026. Foto/Dok
JAKARTA - PT Pertamina (Persero) memastikan kesiapan penuh dalam mengawal pasokan energi nasional selama masa Satgas Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2026. Seluruh lini bisnis Pertamina Group akan bersiaga 24 jam guna menjamin kelancaran perjalanan mudik dan kebutuhan energi masyarakat di seluruh pelosok Indonesia.
Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron mengungkapkan bahwa perusahaan telah melakukan penebalan stok (build-up stock) untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi, terutama pada puncak arus mudik dan balik Lebaran 2026 .
“Kami memprediksi puncak arus pergi akan terjadi dalam dua gelombang, yakni 14-15 Maret dan 18-19 Maret 2026. Pertamina siaga di seluruh lini, dari hulu hingga hilir,” ujar Baron dalam konferensi pers di Grha Pertamina, Jakarta, (3/3).
Baca Juga: Waswas Harga BBM RI Bakal Naik Terdampak Gempuran AS-Israel ke Iran
Melayani jutaan pemudik, Pertamina Patra Niaga telah menyiagakan infrastruktur distribusi raksasa yang meliputi 7.885 SPBU dan 6.777 Pertashop, 6.662 Agen LPG dan 223 Agen Minyak Tanah. Lalu ada 2.074 SPBU Siaga 24 Jam di jalur-jalur krusial.
Tak hanya itu, Pertamina juga menyiapkan solusi "jemput bola" bagi pemudik yang terjebak macet melalui 200 unit Motorist (PDS) dan 96 unit Layanan BBM Modular.
Selain layanan energi, Pertamina terus meningkatkan pelayanan kepada para pemudik melalui Serambi MyPertamina, yakni tempat rehat masyarakat di tengah perjalanan. Jumlah Serambi MyPertamina meningkat hampir dua kali lipat dari 27 titik pada tahun 2025 menjadi 41 titik pada tahun 2026.










































