Jakarta, VIVA – Sejumlah musisi dari Indonesia Timur, seperti Toton Caribo, Wizz Baker, Oncho Flash, Ave, dan Eno Smaper, resmi digandeng Sony Music Entertainment. Langkah ini menjadi bagian dari strategi label besar tersebut untuk memperluas jangkauan musik nasional sekaligus memberi ruang lebih besar bagi talenta dari luar Pulau Jawa.
Gelombang musik dari Indonesia Timur terus menunjukkan kekuatannya di industri nasional. Karakter ritmis yang kuat, lirik jujur, dan energi autentik membuat musik timuran kini tidak lagi berada di pinggiran. Ia mulai menempati posisi di arus utama industri. Scroll untuk info lengkapnya, yuk!
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Pertumbuhan ini berlangsung secara organik dari komunitas lokal. Didukung distribusi digital dan kekuatan media sosial, karya-karya para musisi tersebut mampu menembus batas geografis dan menjangkau pendengar lintas generasi.
Sebelum kerja sama ini resmi berjalan penuh, sejumlah karya dari Ave, Eno Smaper, hingga Oncho Flash feat Wita Sofi telah lebih dahulu dirilis. Kini, Sony Music Indonesia menyiapkan kolaborasi baru bersama Toton Caribo dan Wizz Baker sebagai bagian dari langkah strategis ke depan.
Komitmen Sony Music Indonesia terhadap musik daerah bukan hal baru. Label ini telah menghadirkan Megah Music, sub-label yang secara khusus berfokus pada musik hyperlocal. Wisnu Wicaksana, Head A&R Sony Music Indonesia untuk Floor Inc & Megah Music, menjelaskan visi di balik langkah tersebut.
"Kita di Sony Music memang selalu memberikan wadah bagi potensi-potensi musik di luar musik pop pada umumnya. Karena itu, di Sony Music Indonesia hadir Megah Music, sub-label yang berfokus pada musik hyperlocal, mulai dari musik tradisional, kedaerahan, hingga religi, termasuk dangdut dan sejenisnya," ujar Wisnu dalam keterangannya, dikutip Selasa 21 April 2026.
"Kami juga pernah bekerja sama dengan Denny Caknan untuk proyek tertentu. Melihat potensi musik timuran yang sedang naik, tentu kami sangat terbuka dan senang untuk bisa berkolaborasi dengan para pelaku musik dari Timur. Bahkan dalam waktu dekat, kami sangat antusias karena akan merilis sebuah proyek jangka panjang bersama Toton Caribo dan Wizz Baker, dua nama yang saat ini menjadi pertimbangan utama dalam perkembangan musik timuran," sambungnya.
LMKN Tetapkan Skema Baru Distribusi Royalti Musik 2026, Simak Besaran Persentasenya
Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) menetapkan kebijakan baru terkait pembagian dan pendistribusian royalti lagu musik untuk periode 2026. Simak besarannya disini
VIVA.co.id
21 April 2026

4 days ago
9



























