Negosiasi dengan AS Buntu, Menlu Iran Araghchi Temui Putin di St. Petersburg

5 hours ago 2

Senin, 27 April 2026 - 13:25 WIB

VIVA – Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi melakukan kunjungan ke St. Petersburg, Rusia, Minggu, 26 April 2026, tempat ia dijadwalkan bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, Senin.

Setibanya di St Petersburg, Araghchi mengatakan bahwa pertemuannya dengan Presiden Putin "merupakan kesempatan yang baik" bagi Iran untuk melanjutkan konsultasi erat antara Teheran dan Moskow mengenai isu-isu regional dan internasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Seperti yang Anda ketahui, kami selalu mengadakan pertemuan dengan Rusia untuk membahas isu-isu luas, terutama masalah regional dan internasional, dan tentu saja banyak isu selalu diangkat dalam hubungan bilateral kami juga," kata Araghchi dalam wawancara video yang diterbitkan oleh media pemerintah Iran IRNA tak lama setelah mendarat di Rusia pada hari Senin, 27 April 2026. 

Araghchi mmenambahkan bahwa pertemuannya dengan Presiden Rusia hari ini juga akan membahas perkembangan perang dan meninjau situasi terkini. "Saya yakin bahwa konsultasi dan koordinasi antara kedua negara dalam hal ini akan sangat penting," tambahnya.

Sebelum tiba di Rusia pada hari Senin, Araghchi bertemu dengan mediator utama di Pakistan dan Oman selama akhir pekan. Ia mengatakan bahwa di Pakistan mereka membahas kondisi di mana pembicaraan Iran-AS dapat dilanjutkan. 

"Kami meninjau apa yang telah terjadi dalam negosiasi sejauh ini dan kondisi di mana negosiasi dapat dilanjutkan," ujar Menlu Araghchi

Sementara di Oman, Araghchi mengatakan ia membahas kepentingan bersama mereka di Selat Hormuz. 

"Iran dan Oman adalah dua negara pesisir Selat Hormuz, sehingga konsultasi bersama diperlukan—terutama karena jalur aman melalui Selat telah menjadi isu global yang signifikan," katanya.

"Wajar bahwa sebagai dua negara pesisir Selat ini, kita harus terlibat dalam dialog untuk memastikan kepentingan bersama kita terpenuhi dan tetap terkoordinasi dalam setiap tindakan yang diambil, karena kepentingan Iran dan Oman terlibat secara langsung."

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Araghchi menambahkan bahwa terdapat "tingkat konsensus yang tinggi" antara Iran dan Oman dan kedua pihak sepakat "bahwa konsultasi harus dilanjutkan di tingkat ahli".

Selain pembicaraan dengan Putin, Araghchi mengatakan di akun Telegram-nya bahwa ia juga akan bertemu dengan Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov.

Halaman Selanjutnya

Rusia dan Iran adalah mitra lama dan Moskow telah menjadi sekutu diplomatik penting bagi Teheran selama perang dengan AS. Rusia adalah perhentian terbaru dalam tur luar negeri Araghchi, yang juga mencakup Pakistan dan Oman, sementara pembicaraan perdamaian Washington-Teheran telah terhenti.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |