Niat Makan Mie Ayam Sebelum Mati, Hidupnya Justru Berubah Total! Film Ini Bikin Merinding

7 hours ago 1

Kamis, 2 April 2026 - 20:28 WIB

Jakarta, VIVA – Produksi film Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati memasuki babak baru. Sinergi Pictures dan Ben Film menggelar acara syukuran pada Senin, 30 Maret 2026, sekaligus merampungkan sesi big reading menjelang syuting perdana yang dijadwalkan mulai 7 April 2026. Film ini merupakan adaptasi dari novel mega best seller karya Brian Khrisna.

Jajaran pemain Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati menjadi salah satu daya tarik terbesar sejak pertama kali diumumkan. Film ini menggandeng ensemble cast yang memadukan wajah-wajah segar dengan aktor-aktris berpengalaman, di antaranya Benidictus Siregar, Chicco Kurniawan, Ence Bagus, Fajar Nugra, Tika Panggabean, Zulfa Maharani, Nita Gunawan, Teuku Rifnu Wikana, Alex Abad, Jourdy Pranata, Dewi Irawan, Jose Rizal Manua, Almanzo Konoralma, Dhika Kibo, Pangeran Lantang, Hian Tjen, Reza Andiryanto, Kevin Millenio, Fira Maringka, dan Femi Maringka. Scroll untuk info lengkapnya, yuk!

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sutradara Kuntz Agus menegaskan bahwa pemilihan pemain bukan sekadar soal nama besar, melainkan soal ketepatan karakter.

"Saya percaya kekuatan cerita ini ada pada karakter-karakternya. Karena itu, kami menghadirkan perpaduan wajah-wajah segar dan aktor-aktris berpengalaman agar setiap tokoh terasa hidup dan dekat dengan penonton. Masing-masing pemain dipilih karena mampu merepresentasikan karakter yang mereka mainkan dengan sangat kuat, sekaligus membuat film ini relevan untuk menjangkau berbagai kalangan," ujar Kuntz Agus.

Kabar mengejutkan turut mewarnai acara syukuran ini. Sineas senior Nia Dinata resmi bergabung sebagai co-producer, setelah sebelumnya dipercaya sebagai konsultan skenario. Ia mengaku langsung merasa terhubung secara personal dengan kisah ini sejak membaca novelnya.

"Sebelum memutuskan untuk ikut terlibat menjadi co-producer, saya memang dipercaya menjadi konsultan skenario. Saat saya membaca novelnya, ada sesuatu yang langsung 'klik'. Cerita ini berbicara tentang hal-hal yang sangat manusiawi, tentang bagaimana momen paling tidak terduga bisa menyelamatkan seseorang. Saya merasa kisah seperti ini perlu hadir di layar lebar Indonesia saat ini," ujar Nia Dinata.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keyakinannya terhadap tim produksi pun menjadi faktor penentu keputusannya untuk terlibat lebih jauh.

"Bersama Kuntz Agus di bangku sutradara, serta produser Philip Lesmana, Ardina Atles, dan Reyno Anggoro, saya yakin kita bisa menjaga ruh cerita ini sekaligus membuatnya hidup dengan cara yang jujur, sehingga nantinya dapat diterima baik oleh para pembacanya maupun penonton filmnya," tambahnya.

Halaman Selanjutnya

Film ini mengikuti perjalanan Ale, seorang pria yang berada di titik paling gelap hidupnya. Dalam 24 jam terakhirnya, ia hanya ingin menikmati semangkuk mie ayam, namun warung yang dituju justru tutup. Penundaan kecil itu memicu serangkaian pertemuan tak terduga yang perlahan mengubah cara pandangnya tentang kehidupan.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |