Optimalkan Distribusi, Pertamina Imbau Masyarakat Hemat Energi dan Tidak Panic Buying

2 hours ago 2

Rabu, 1 April 2026 - 10:30 WIB

Jakarta, VIVA – Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, mengajak masyarakat melaksanakan kebijakan pemerintah dalam hal hemat energi, melalui aktivitas baik pribadi maupun secara institusi.

"Masyarakat juga diharapkan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipastikan kebenarannya, yang berpotensi memicu kepanikan atau panic buying," kata Roberth dalam keterangannya, Rabu, 1 April 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Distribusi BBM.

Photo :

  • Dokumentasi Pertamina Patra Niaga.

Menurutnya, penggunaan energi yang hemat dan bertanggung jawab menjadi salah satu kunci dalam menjaga ketahanan energi nasional. Partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga konsumsi yang wajar akan sangat membantu kelancaran distribusi energi di lapangan.

"Melalui sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat diharapkan ketersediaan energi nasional dapat terus terjaga secara optimal demi mendukung aktivitas dan pertumbuhan ekonomi masyarakat Indonesia," ujar Roberth.

Di sisi lain, Dia memastikan bahwa Pertamina Patra Niaga juga terus melakukan berbagai langkah strategis guna memastikan distribusi BBM berjalan optimal di seluruh wilayah tanah air.

Roberth mengatakan, upaya tersebut dilakukan melalui penguatan koordinasi dan negosiasi dengan para pemasok (supplier), serta optimalisasi sistem distribusi untuk menjaga pasokan tetap aman dan tersedia bagi masyarakat.

"Kami menegaskan akan terus melakukan upaya secara maksimal dalam menghadapi dinamika yang ada, dengan mengedepankan keandalan layanan serta kesinambungan distribusi energi nasional," kata Roberth.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia menyampaikan, Pertamina Patra Niaga senantiasa melaksanakan kebijakan pemerintah, termasuk untuk tidak ada penyesuaian harga BBM baik non-subsidi maupun bersubsidi.

"Di sisi lain, dilakukan juga berbagai upaya strategis seperti negosiasi dengan supplier dan optimalisasi distribusi untuk memastikan ketersediaan energi tetap terjaga bagi masyarakat," ujarnya.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya (kiri) dan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (kanan)

Seskab Teddy: Kebijakan Transformasi Budaya Kerja dan Efisiensi Mulai Berlaku 1 April

Pemerintah resmi menetapkan kebijakan transformasi budaya kerja nasional dan efisiensi energi. Kebijakan ini mulai berlaku hari ini, Rabu, 1 April 2026.

img_title

VIVA.co.id

1 April 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |