Orang Tua Wajib Tahu, Bermain Ternyata Jadi Kunci Tumbuh Kembang Anak yang Optimal

1 week ago 2

Senin, 27 Juli 2026 - 07:25 WIB

VIVA Hari Anak Nasional yang diperingati belum lama ini menjadi momen tepat untuk kembali mengingat pentingnya memenuhi hak anak agar dapat tumbuh dan berkembang secara optimal. Selain memperoleh pendidikan, perlindungan, layanan kesehatan, dan kasih sayang dari keluarga, anak juga memiliki hak untuk bermain. 

Sayangnya, di tengah padatnya jadwal sekolah, les, hingga meningkatnya penggunaan gawai, waktu bermain anak kini semakin terbatas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Padahal, bermain bukan sekadar aktivitas yang membuat anak senang atau mengisi waktu luang. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa bermain merupakan bagian penting dari proses belajar yang mendukung perkembangan otak, kesehatan fisik, kemampuan sosial, hingga kesejahteraan emosional anak. 

Melalui bermain, anak belajar mengenal lingkungan, mengasah kreativitas, membangun rasa percaya diri, serta mengembangkan berbagai keterampilan yang akan menjadi bekal hingga dewasa.

Lalu, apa saja manfaat bermain untuk tumbuh kembang anak? Berikut penjelasannya, sebagaimana dilansir dari Harvard Health Publicy, Senin, 27 Juli 2026.

1. Mendukung perkembangan otak

Salah satu manfaat bermain yang paling besar adalah membantu perkembangan otak anak. Saat bermain, anak menggunakan berbagai kemampuan, mulai dari berpikir, mengingat, berkonsentrasi, hingga memecahkan masalah sederhana.

Misalnya ketika menyusun puzzle, membuat bangunan dari balok, atau bermain permainan strategi, anak belajar mengenali pola, mengambil keputusan, dan mencari solusi. Aktivitas tersebut membantu memperkuat fungsi otak yang berperan penting dalam proses belajar maupun kehidupan sehari-hari.

2. Mengembangkan kemampuan sosial

Bermain bersama teman, saudara, maupun orang tua menjadi kesempatan bagi anak untuk belajar berinteraksi dengan orang lain. Mereka memahami pentingnya berbagi, bergiliran, bekerja sama, serta menghargai perbedaan pendapat.

Ketika terjadi perselisihan saat bermain, anak juga belajar mencari jalan keluar tanpa harus selalu bergantung kepada orang dewasa. Pengalaman sederhana seperti ini membantu membentuk kemampuan komunikasi dan kerja sama yang sangat dibutuhkan ketika mereka memasuki lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Kemampuan sosial yang baik juga akan membantu anak lebih mudah menjalin pertemanan dan beradaptasi dengan lingkungan baru.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

3. Membantu perkembangan emosional

Tidak hanya kecerdasan intelektual, bermain juga berperan penting dalam perkembangan emosi anak. Saat bermain, anak bebas mengekspresikan rasa senang, kecewa, takut, penasaran, maupun bangga.

Halaman Selanjutnya

Melalui permainan, anak belajar mengendalikan emosi ketika menghadapi tantangan atau mengalami kekalahan. Mereka memahami bahwa gagal merupakan bagian dari proses belajar dan bukan alasan untuk berhenti mencoba.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |