Jakarta, VIVA – Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Abidin Fikri mengomentari program sekolah rakyat yang dilaksanakan oleh pemerintah. Hal tersebut disampaikan dalam rapat kerja komisi VIII DPR dengan Menteri Sosial di DPR, Selasa 27 Januari 2026.
Ia menyoroti bagaimana kapasitas sekolah rakyat saat ini sudah full terutama yang saat ini belum memiliki gedung sendiri yang ia disebut sentra sekolah rakyat
"Saat Rapat Kerja Komisi VIII DPR RI dengan Menteri Sosial RI. Saya melihat banyak Sekolah Rakyat di Sentra dan Balai Kementerian Sosial di daerah yang sudah over capacity (sudah full)." ujarnya
Hal tersebut menjadi perhatian Abidin karena artinya pelaksanaan penerimaan siswa bisa terganggu karena kondisi ketersediaan kelas yang terbatas
"Sehingga untuk tahun ajaran baru kedepan, tidak bisa menerima siswa lagi, artinya yang sekarang digunakan untuk kelas 1 SMP/SMA, yang kedepan akan naik kelas 2 SMP/SMA, tidak bisa menerima siswa baru kelas 1 SMP/SMA karena sudah tidak ada tempat atau ruang belajar," katanya.
Menurutnya, dengan kondisi minat masyarakat yang tinggi terhadap sekolah rakyat membuat perlunya akselerasi pembangunan gedung agar program ini bisa berkesinambungan
"Agar Sekolah Rakyat dapat berkelanjutan, saya menekankan untuk akselerasi pembangunan gedung baru untuk Sekolah Rakyat. Jika tidak dilakukan, maka Sekolah Rakyat tidak akan berkesinambungan dan berkelanjutan dan tidak akan menambah jumlah siswa Sekolah Rakyat," katanya.
Menteri Sosial, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul memaparkan bahwa saat ini sudah ada 166 titik sekolah rakyat yang sudah beroperasi, mencakup tingkat SD, SMP, dan SMA.
“Ada yang beroperasi sejak bulan Juli 63 titik, kemudian 37 titik operasi bulan Agustus, dan yang terakhir 66 titik beroperasi pada akhir September dan awal Oktober. Nah, kemarin sudah diresmikan secara langsung oleh Presiden di Kalimantan Selatan," jelas Gus Ipul di rapat kerja.
DPR Dorong Paket Insentif Industri Semikonduktor, AI dan Hilirisasi Logam Tanah Jarang
Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan (PDIP), Banyu Biru Djarot menyampaikan pandangannya dalam Rapat Kerja Komisi VII DPR RI bersama Menteri Perindustrian.
VIVA.co.id
27 Januari 2026

2 hours ago
1














