Pengakuan Mengejutkan Pelaku Penikaman Nus Kei Hingga Tewas

6 days ago 3

Senin, 20 April 2026 - 12:31 WIB

Maluku, VIVA - Satu persatu fakta dibalik penikaman yang menewaskan Ketua DPD Partai Golkar Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, terkuak.

Pelaku bahkan memberi pengakuan mengejutkan. Mereka dendam dengan Nus Kei lantaran korban diyakini otak dibalik pembunuhan saudara kedua pelaku atas nama Fenansius Wadanubun alias Dani Holat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Motif pelaku adalah balas dendam. Kedua pelaku dendam karena korban Nus Kei adalah otak dibalik pembunuhan saudara kedua pelaku," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Maluku, Komisaris Besar Polisi Rositah Umasugi, Senin, 20 April 2026.

Adapun kejadian pembunuhan terhadap saudara kedua pelaku diakui terjadi pada tahun 2020 di Jakarta. Pelaku mengungkap, kejadian persisnya di samping Apartemen Metro Galaxi Kalimalang, Bekasi.

Sebelumnya diberitakan, insiden berdarah mengguncang Bandara Karel Sadsuitubun, Maluku Tenggara. Ketua DPD Partai Golkar Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, tewas setelah diserang orang tak dikenal (OTK), Minggu, 19 April 2026.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 11.25 WIT, sesaat setelah korban tiba dari Jakarta. Situasi di area bandara yang semula normal mendadak berubah tegang ketika aksi penikaman terjadi secara tiba-tiba.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Maluku, Komisaris Besar Polisi Rositah Umasugi, mengungkapkan korban diserang menggunakan senjata tajam.

“Tiba-tiba korban ditikam oleh orang tidak dikenal menggunakan sebilah pisau. Terduga Pelaku langsung melarikan diri usai kejadian,” kata Rositah dalam keterangan tertulisnya.

Nus Kei

Fakta Mengejutkan! Pelaku Penikaman Nus Kei Sudah Kenal Korban

Kasus penikaman berujung maut yang menimpa Ketua DPD Partai Golkar Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, masih terus bergulir. Pelaku disebut kenal korban.

img_title

VIVA.co.id

20 April 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |