Perang Makin Sengit, Iran Serang Kapal Nirawak Angkatan Laut AS

9 hours ago 2

loading...

Pasukan Iran saat patroli di Selat Hormuz. Militer Teheran klaim serang kapal nirawak Angkatan Laut AS yang berusaha memasuki Selat Hormuz. Foto/Press TV

TEHERAN - Iran mengumumkan bahwa pasukannya telah menyerang sebuah kapal nirawak Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) yang berusaha memasuki Selat Hormuz pada hari Minggu. Serangan ini terjadi beberapa jam setelah militer Washington menyerang tiga kapal tanker minyak Teheran.

Babak terbaru bentrokan tersebut menandai semakin sengitnya pertempuran kedua pihak. Ini bermula dari serangkaian serangan AS pada pekan lalu, yang terjadi di tengah kebuntuan dalam perang yang telah berlangsung selama enam bulan.

Baca Juga: IRGC Iran Akui Merudal Kapal Induk dan Kapal Perang AS: 'Lantaran Rusak, Keduanya Kabur dari Zona Konflik'

Iran masih mempertahankan cengkeramannya atas Selat Hormuz yang strategis, sementara Washington terus menjalankan blokade tandingan terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

Washington juga berupaya mencekik perekonomian Iran dengan menjatuhkan sanksi terhadap berbagai entitas yang memiliki hubungan keuangan dengan Republik Islam tersebut, sebagai upaya untuk memaksa Teheran menyerah.

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), sayap ideologis dari militer Iran, mengatakan pada Minggu bahwa pihaknya menyerang sebuah kapal permukaan nirawak militer Amerika yang berusaha memasuki Selat Hormuz.

Beberapa jam sebelumnya, IRGC mengatakan pasukan Angkatan Lautnya telah menargetkan tiga kapal tanker minyak yang menggunakan rute tidak resmi di Selat Hormuz. "Dan tiga kapal yang berafiliasi dengan Amerika pembunuh anak-anak di wilayah lainnya," kata IRGC, seperti dikutip AFP, Senin (7/9/2026).

IRGC memperingatkan kapal-kapal agar tidak mencoba melintasi selat tersebut melalui rute yang tidak disetujui.

Pada hari Sabtu, Komando Pusat AS (CENTCOM), yang mengawasi operasi militer Amerika di kawasan tersebut, mengatakan pihaknya menyerang kapal-kapal tanker yang terkait dengan Garda Revolusi Iran. CENTCOM mengeklaim salah satu pasukan militer paling kuat Iran itu gagal menyerang kapal perang Amerika.

“Setelah serangan Iran yang gagal, CENTCOM melumpuhkan secara permanen kapal pengangkut minyak mentah milik IRGC, M/T Downy di lepas pantai Pulau Kharg dan M/T Stark 1 di dekat Jask,” kata CENTCOM.

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |