Alat Pemadam Kebakaran: Jenis, Fungsi, dan Kenapa Wajib Ber-SNI

3 hours ago 2

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:37 WIB

Jakarta, VIVA – Kebakaran adalah salah satu risiko yang paling sering diremehkan, padahal dampaknya bisa menghanguskan aset, mengganggu operasional bisnis, bahkan merenggut nyawa dalam hitungan menit. Di titik inilah alat pemadam kebakaran memainkan peran krusial. Bukan sekadar pelengkap gedung, alat ini adalah garis pertahanan pertama sebelum api membesar dan sebelum petugas pemadam tiba di lokasi.

Sayangnya, masih banyak pemilik usaha maupun pengelola gedung yang belum paham perbedaan jenis alat pemadam, cara memilih yang sesuai standar, hingga aturan hukum yang kini mewajibkan sertifikasi SNI. Artikel ini akan mengupas tuntas semuanya, termasuk regulasi terbaru yang wajib kamu ketahui.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Apa Itu Alat Pemadam Kebakaran?

Alat pemadam kebakaran adalah perangkat yang dirancang untuk memadamkan atau mengendalikan api pada tahap awal. Kategorinya cukup luas, mulai dari perangkat portabel yang bisa dijinjing satu tangan hingga sistem proteksi terpasang permanen di dalam gedung.

Secara umum, alat pemadam kebakaran dibagi menjadi dua kelompok besar: perangkat aktif yang dioperasikan manusia (seperti APAR) dan sistem otomatis yang bekerja tanpa campur tangan manusia (seperti sprinkler dan sistem deteksi kebakaran).

Jenis-Jenis Alat Pemadam Kebakaran

GAMBAR 2.jpg.jpeg

Memahami jenis alat pemadam membantu kamu memilih perangkat yang tepat sesuai risiko di lokasi. Berikut yang paling umum digunakan di Indonesia:

1. APAR (Alat Pemadam Api Ringan) Inilah alat pemadam yang paling populer karena praktis dan mudah digunakan. APAR tersedia dalam beberapa media pemadam: powder (serbuk kimia kering), CO2, foam, dan liquid gas. Media powder ABC menjadi favorit karena mampu memadamkan kebakaran kelas A, B, dan C sekaligus.

2. Hydrant Sistem hydrant menyalurkan air bertekanan tinggi melalui jaringan pipa. Cocok untuk gedung bertingkat, pabrik, dan area luas yang membutuhkan pasokan air besar untuk memadamkan api.

3. Fire Sprinkler Sistem penyiram otomatis yang aktif ketika mendeteksi panas berlebih. Sprinkler sangat efektif memadamkan api di tahap dini, terutama di hotel, mal, dan perkantoran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

4. Fire Alarm & Detektor Smoke detector, heat detector, dan manual call point berfungsi sebagai sistem peringatan dini. Meski tidak memadamkan api secara langsung, perangkat ini memberi waktu berharga untuk evakuasi dan respons cepat.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |