Perkuat Industri Kreatif, Feel Good Network Integrasikan Lengua ke Ekosistem Bisnis

6 hours ago 4

loading...

Jaringan agensi kreatif Feel Good Network secara resmi mengumumkan penggabungan agensi social-first creative Lengua ke dalam ekosistem kreatif. FOTO/dok.SindoNews

JAKARTA - Jaringan agensi kreatif Feel Good Network secara resmi mengumumkan penggabungan agensi social-first creative Lengua ke dalam ekosistem kreatif independennya yang tengah berkembang pesat di Asia Tenggara. Langkah strategis ini dilakukan untuk memperkuat kapabilitas jaringan dalam menangkap peluang bisnis pemasaran berbasis media sosial, produksi konten native, hingga engagement berbasis kreator.

Co-Founder & CEO Feel Good Network Wisnu Satya Putra menyatakan bahwa akuisisi ini bertujuan untuk memperkuat ekosistem layanan media digital yang terintegrasi di tengah kompleksitas platform saat ini.

"Bergabungnya Lengua bukan sekadar tentang memperluas layanan yang kami tawarkan. Ini adalah tentang memperkuat ekosistem yang telah kami bangun. Ketika brand menghadapi platform sosial yang semakin kompleks, mereka membutuhkan para spesialis yang memahami budaya, algoritma, creator, dan konten semuanya terhubung dalam satu strategi pertumbuhan," ujar Wisnu dalam keterangannya, Rabu (26/8/2026).

Baca Juga: Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup

Integrasi ini menanggapi pergeseran perilaku pasar di mana media sosial tidak lagi sekadar saluran distribusi di tahap akhir kampanye, melainkan menjadi bagian inti dari strategi pemasaran sejak awal. Dengan perspektif social-first, penggabungan ini dirancang untuk menjembatani kesenjangan komunikasi antara identitas merek (brand) dan tren budaya digital audiens yang bergerak cepat.

Di dalam ekosistem Feel Good Network, Lengua akan bersinergi dengan unit-unit spesialis lain seperti Innercircle, 8RICKS, dan Tales Asia yang bergerak di bidang konten, media, serta analitik data. Kolaborasi lintas unit ini disiapkan untuk melayani pengembangan brand platform, full-funnel creative, hingga pembangunan komunitas bisnis yang terukur secara komersial.

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |