Pernyataan Berkelas Mikel Arteta Usai Arsenal Dihajar Manchester City

6 days ago 3

Senin, 20 April 2026 - 08:36 WIB

VIVA – Persaingan di papan atas Liga Inggris kembali memanas setelah Manchester City menaklukkan Arsenal dalam laga krusial di Etihad Stadium. Hasil ini membuat peluang pergeseran puncak klasemen kembali terbuka lebar jelang akhir musim.

Arsenal sebelumnya nyaman bertahan di posisi puncak sejak Oktober, sementara Manchester City baru menguasai singgasana dalam waktu singkat musim ini. Namun situasi kini berubah setelah kemenangan City yang memangkas jarak di saat musim tinggal menyisakan lima hingga enam pertandingan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan hasil tersebut, City kini berpeluang besar kembali ke posisi teratas jika mampu mengalahkan Burnley pada laga tengah pekan. Secara matematis, tambahan tiga poin akan membuat mereka menyamai perolehan Arsenal, bahkan berpotensi unggul selisih gol yang saat ini tipis, 37 berbanding 36 untuk keunggulan Arsenal.

Laga sendiri berjalan ketat sejak awal. City membuka keunggulan lewat aksi brilian Rayan Cherki yang melakukan penetrasi sebelum melepaskan tembakan akurat ke sudut bawah gawang.

Arsenal sempat merespons lewat gol Kai Havertz setelah insiden di lini belakang City yang melibatkan Gianluigi Donnarumma. Namun keunggulan itu tak bertahan lama.

City kembali mengambil kendali lewat skema serangan rapi yang dimotori Nico O’Reilly sebelum mengirimkan bola kepada Erling Haaland yang dengan tenang menuntaskan peluang. Arsenal pun gagal membalas meski sempat menciptakan beberapa kesempatan berbahaya.

Manajer Arsenal, Mikel Arteta, tetap menunjukkan keyakinan meski timnya kehilangan momentum di laga ini.

“Kami punya keyakinan penuh bahwa kami bisa melakukannya. Hari ini kami kembali menunjukkan tim seperti apa kami. Ini ada di tangan kami dan masih bisa kami raih.”

Sementara itu, pelatih Manchester City Pep Guardiola menilai situasi klasemen belum sepenuhnya menggambarkan dominasi salah satu tim. Ia menegaskan Arsenal tetap berada dalam kondisi kompetitif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kalau saya bilang momentum sudah berubah, berarti saya harus bilang momentum Arsenal sedang buruk, padahal saya melihat mereka bermain seperti hari ini, bagaimana itu bisa disebut momentum buruk?”

“Mereka ada di semifinal Liga Champions, belum kalah satu pertandingan pun. Momentum bisa berubah dalam satu momen. Mereka tahu itu.”

Halaman Selanjutnya

“Saya sangat menghormati mereka, tapi tentu kami ingin menang. Kami juga sudah berjuang keras. Banyak pemain hari ini baru pertama kali merasakan tekanan di perburuan gelar Liga Inggris, jadi wajar kalau performa belum maksimal. Itu bagian dari proses.”

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |