loading...
Pertamina Dikabarkan Melarang Mobil 1.400 Diisi Pertalite. Foto/ Dok SindoNews
JAKARTA - Mulai 1 Juni 2026, ppemerintah dikabarkan berencana akan melarang mobil bermesin 1.400cc mengisi BBM bersubsidiPertalite.
Mobil populer seperti Mitsubishi Xpander, Toyota Avanza 1.5, dan Honda HR-V akan terdampak aturan ini, sementara mobil LCGC dan mesin kecil dipastikan tetap aman. Aturan ini bertujuan agar subsidi tepat sasaran sekaligus mendorong pemilik mobil modern menggunakan bahan bakar yang sesuai standar mesin mereka.
Isu mengenai pembatasan BBM bersubsidi kembali ramai diperbincangkan masyarakat. Kabar terbaru menyebutkan bahwa mulai 1 Juni 2026, mobil dengan kapasitas mesin di atas 1400 cc akan dilarang mengisi Pertalite diSPBU.
Wacana ini sejalan dengan revisi Perpres Nomor 191 Tahun 2014 yang terus digodok oleh pemerintah. Tujuannya jelas, yakni memastikan kuota BBM bersubsidi benar-benar dinikmati oleh masyarakat yang berhak.
Aturan baru ini memiliki dua jalur pengawasan yang berbeda antara kendaraan berbahan bakar bensin dan diesel. Untuk pengguna bensin (JBKP Pertalite), pemerintah menetapkan batasan kapasitas mesin maksimal 1.400 cc sebagai batas toleransi absolut. Artinya, kendaraan di atas angka tersebut, termasuk motor dengan kubikasi di atas 250 cc, tidak akan lagi mendapatkan akses subsidi di pompa bensin.
"Berdasarkan dokumen esensial regulasi subsidi,revisi Perpres 191 tahun 2014sebenarnya sudah rampung secara substansial dan melewati tahap harmonisasi," jelas laporan dalam bedah data dokumen ketahanan energi tersebut. Angka 1.400 cc dipilih karena mobil di bawah kapasitas itu, sepertiLow Cost Green Car(LCGC), dianggap mewakili kelompok pembeli pertama (first time buyers) yang masih membutuhkan proteksi harga.
Berbeda dengan bensin, kendaraan diesel (JBT Biosolar) tidak dikenakan batasan CC mesin karena fungsinya sebagai tulang punggung logistik. Sebagai gantinya, pemerintah menerapkan Keputusan Kepala BPH Migas Nomor 024 yang mengatur kuota volume harian: 50 liter untuk mobil pribadi, 80 liter untuk angkutan umum roda 4, dan jatah vital 200 liter khusus kendaraan logistik roda 6 atau lebih.
Bagi pemilik kendaraan, ini adalah momen penting untuk mengecek kembali spesifikasi mobil Anda. Apakah mobil kesayangan Anda masuk dalam daftar yang dilarang, atau masih aman menggunakan Pertalite?
































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364675/original/098242200_1759123308-padel_3.jpg)


