Pilih Lahiran di Bidan, Kimberly Ryder Soroti Mahalnya Biaya Rumah Sakit

1 week ago 10

Rabu, 15 April 2026 - 08:10 WIB

Jakarta, VIVA – Keputusan Kimberly Ryder untuk melahirkan di bidan akhirnya terungkap dan langsung menjadi perbincangan hangat. Di tengah tren selebritas yang identik dengan persalinan di rumah sakit berfasilitas premium, pilihan Kimberly justru dinilai berbeda dan memicu perbincangan di kalangan netizen.

Kimberly Ryder mengungkapkan bahwa keputusannya lahiran di bidan bukan tanpa alasan. Ia mengaku banyak mendengar pengalaman dari orang-orang terdekat terkait proses persalinan di rumah sakit yang kerap berubah-ubah dari rencana awal. Misalnya, rencana melahirkan secara normal namun mendadak berubah menjadi caesar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal tersebut membuatnya mempertimbangkan opsi lain yang dinilai lebih sesuai dengan kebutuhannya.

"Karena aku udah denger dari banyak temen-temen yang lahiran sebelum aku, banyak banget yang awal-awalnya itu planning mereka mau lahirannya normal, akhirnya sesar," ungkap Kimberly, mengutip video di Instagram @rumpi_gosip, Rabu 15 April 2026.

Kimberly Ryder menambahkan bahwa beberapa kasus bahkan melibatkan tindakan medis tambahan yang dinilai tidak selalu diperlukan. 

"Terus yang akhirnya dia normal, tapi harus induksi padahal belum HPL. Terus setelah dia lahiran, malah anaknya harus dibawa ke NICU, the baby was completely healthy," ujarnya.

Menurut Kimberly Ryder, perubahan prosedur tersebut berdampak langsung pada pembengkakan biaya persalinan. Ia menilai biaya yang semula direncanakan bisa meningkat drastis ketika terjadi intervensi medis tambahan.

"Yang seharusnya bayar Rp20 juta jadinya Rp60 juta. Jadi, aku dan (mantan) suami mikir, 'Oke, mendingan kayaknya di bidan aja deh,'" jelasnya.

Mantan istri Edward Akbar itu juga menegaskan bahwa kualitas bidan tidak bisa dipandang sebelah mata. Ia menilai masih banyak masyarakat yang menganggap layanan kesehatan dengan biaya mahal selalu lebih unggul, padahal tidak selalu demikian.

"Dan bidan ini pun juga berapa belas tahun sebelum aku melahirkan itu, membantu untuk melahirkan adiknya dari suamiku saat itu," ujar Kimberly.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengalaman melahirkan anak pertama di Inggris juga memperkuat pandangannya. Ia menyebut bahwa di sana, bidan justru menjadi tenaga utama dalam proses persalinan di rumah sakit.

"Di Inggris, di rumah sakit, kita itu ketemunya midwife (bidan) semua. Sama sekali tidak ketemu dengan dokter at all," tegasnya.

Halaman Selanjutnya

Kimberly Ryder juga menyampaikan bahwa berdasarkan cerita yang ia dengar di Indonesia, bidan memiliki peran penting dalam mendampingi ibu sejak awal proses persalinan.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |