Jakarta, VIVA – Kenaikan harga minyak global akibat konflik antara Iran vs Israel-Amerika Serikat (AS) mulai merembet ke berbagai sektor, termasuk industri mainan. Dalam beberapa waktu terakhir, harga mainan dilaporkan naik cukup signifikan, dipicu oleh lonjakan biaya bahan baku plastik dan ongkos pengiriman.
Di Ludhiana, India, para pedagang menyebut harga mainan di pasaran telah naik sekitar 10 hingga 20 persen dalam beberapa hari terakhir. Kenaikan ini terjadi seiring gangguan rantai pasok akibat konflik di kawasan Asia Barat yang mendorong harga minyak mentah naik, dan secara langsung berdampak pada biaya plastik sebagai bahan utama pembuatan mainan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Para pengecer mengatakan hampir semua kategori mainan terdampak, terutama produk berbahan plastik yang mengalami kenaikan paling tajam. Hal ini karena harga plastik sangat bergantung pada turunan minyak mentah, sehingga sektor ini sangat sensitif terhadap fluktuasi harga energi global.
Supreet Singh, pemilik toko mainan di Model Town, mengatakan bahwa kenaikan harga terjadi hampir di seluruh stok barang. "Harga hampir semua mainan yang tersedia di pasar saat ini telah meningkat sekitar 10 hingga 20 persen," ungkapnya, sebagaimana dikutip dari Times of India, Rabu, 8 April 2026.
"Mainan yang sebagian besar terbuat dari plastik mengalami kenaikan lebih tinggi karena biaya bahan baku plastik meningkat tajam. Distributor telah merevisi harga mereka beberapa kali dalam beberapa minggu terakhir," ujarnya.
Kenaikan harga tidak hanya dipicu oleh bahan baku, tetapi juga oleh lonjakan biaya logistik. Perwakilan industri menyebut gangguan rantai pasok telah menyebabkan kenaikan ongkos pengiriman, terutama karena sebagian besar mainan di pasar domestik merupakan barang impor.
Ashu Gupta, pemilik toko mainan di Chandigarh Road, mengatakan dampak kenaikan harga minyak mentah kini dirasakan di berbagai produk berbahan plastik, tidak hanya mainan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Kami melihat kenaikan harga hampir semua barang plastik. Gangguan harga minyak mentah telah meningkatkan biaya bahan baku, dan ongkos pengiriman juga naik. Perusahaan transportasi merevisi tarif mereka, dan pemasok meneruskan beban tersebut," katanya.
Meski biaya meningkat, para pedagang mengaku tidak bisa langsung menaikkan harga secara drastis karena konsumen sangat sensitif terhadap perubahan harga, terutama untuk barang non-esensial seperti mainan.
Halaman Selanjutnya
"Pemilik toko tidak bisa tiba-tiba menaikkan harga secara tajam. Pelanggan sangat sensitif bahkan terhadap kenaikan kecil, terutama untuk barang non-esensial seperti mainan," lanjut Gupta.

2 weeks ago
9



























