Polda Riau Gandeng Polis Malaysia, Irjen Herry: Kejar Narkoba hingga Terorisme Lintas Negara

2 weeks ago 9

Kamis, 9 April 2026 - 17:30 WIB

Pekanbaru, VIVA – Kapolda Riau, Inspektur Jenderal Polisi Herry Heryawan tancap gas memperkuat kerja sama internasional. Dalam kunjungan strategis ke Malaysia, ia membangun kolaborasi langsung dengan sejumlah satuan elit Polis Diraja Malaysia untuk memburu kejahatan lintas negara, mulai dari narkotika hingga terorisme.

Kunjungan yang berlangsung pada 6 hingga 8 April 2026 itu menjadi langkah konkret mempererat sinergi Indonesia–Malaysia, khususnya dalam menangani ancaman di wilayah perbatasan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam agenda tersebut, Irjen Herry bertemu dengan berbagai unit penting, seperti Jabatan Siasatan Jenayah Narkotik (JSJN), Special Branch E3, unit counter terrorism E8, hingga Ketua Polis Melaka.

Kapolda Riau tidak sendiri. Ia didampingi jajaran pejabat utama Polda Riau, diantaranya Dirreskrimum Komisaris Besar Polisi Polisi Hasyim Risahondua, Dirintelkam Kombes Wimboko, Dirreskrimsus Kombes Ade Kuncoro Ridwan, Dirresnarkoba Kombes Putu Yudha Prawira, serta Karo SDM Kombes Boy J. Situmorang.

Turut hadir pula Brigadir Jenderal Polisi Tubagus Ami Prindani dari Densus 88 AT Polri dan Kombes Sunadi selaku Kasatgaswil Riau.

Pertemuan awal dilakukan bersama JSJN Malaysia yang dipimpin DCP Mat Zani Mohd Salahuddin Che Ali. Dalam forum ini, kedua pihak fokus membahas penguatan kerja sama pemberantasan narkotika, termasuk pertukaran intelijen hingga analisis nomor telepon lintas negara.

“Kunjungan ini kami lakukan untuk memperkuat kolaborasi konkret, terutama dalam menghadapi peredaran narkotika yang bersifat lintas batas. Kami ingin membangun sistem kerja sama yang lebih cepat, presisi, dan real time antara Indonesia dan Malaysia,” ujar Herry.

Tak hanya itu, kedua negara juga membahas peluang penerapan hot pursuit terhadap pelaku kejahatan yang kabur melintasi perbatasan.

Masih di hari yang sama, Irjen Herry melanjutkan pertemuan dengan Special Branch E3 Malaysia. Isu yang dibahas semakin luas, mulai dari narkotika, terorisme, hingga penyelundupan manusia (people smuggling). Jalur ilegal, khususnya melalui perairan Dumai, menjadi perhatian serius.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam kesempatan itu, Herry menegaskan bahwa narkotika masih menjadi ancaman utama bagi Riau karena sebagian besar pasokannya berasal dari luar negeri.

“Kami membutuhkan dukungan informasi dari pihak Malaysia karena karakter kejahatan ini lintas negara. Tanpa kerja sama yang kuat, penanganannya tidak akan optimal,” kata dia.

Halaman Selanjutnya

Selain kejahatan, isu lingkungan juga ikut dibahas, terutama kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berpotensi berdampak lintas negara. Polda Riau sendiri telah menggencarkan program Desa Bebas Api serta menindak puluhan pelaku pembakaran hutan.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |