Potongan Tubuh Satpam Ayam Geprek yang Dimutilasi di Bekasi Dibuang ke Bogor, Disebar pada 2 Titik

2 hours ago 2

Rabu, 1 April 2026 - 10:31 WIB

Bekasi, VIVA – Fakta demi fakta terus terkuak dalam kasus pembunuhan sadis disertai mutilasi terhadap petugas keamanan alias satpam kios ayam geprek, Abdul Hamid (39), di Serang Baru, Kabupaten Bekasi.

Aksi keji dua pelaku berinisial S (27) dan DS alias ANS (24) ternyata dilakukan secara terencana, termasuk upaya menghilangkan jejak dengan membuang potongan tubuh korban ke sejumlah lokasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah menghabisi nyawa korban, kedua pelaku memutilasi tubuh Abdul Hamid lalu menyembunyikan jasadnya di dalam freezer di kios tempat korban bekerja..Tak berhenti di situ, potongan tubuh korban kemudian dibuang ke wilayah Kabupaten Bogor sebelum keduanya melarikan diri ke Majalengka.

“Pelaku membuang potongan tubuh korban di beberapa lokasi di Kabupaten Bogor sebelum melarikan diri ke Majalengka. Pelaku juga mengambil barang-barang milik korban," kata Kepala Sub Bidang Penerangan Masyarakat Bidhumas Polda Metro Jaya, Komisaris Polisi Tiksnarto Andaru Rahutomo, Rabu, 1 April 2026.

Polisi pun berhasil menemukan bagian tubuh korban di sejumlah titik berbeda. Potongan tangan dan kaki ditemukan di wilayah Cariu, Kabupaten Bogor.

"(Potongan tubuh korban) Ditemukan, di daerah Cariu, Bogor," katanya.

Lebih lanjut, polisi mengungkap potongan tubuh korban dibuang di dua lokasi yang berjarak sekitar 2 kilometer. Temuan pertama berada di kebun bambu di pinggir Jalan Gunung Batu Puncak 2, Desa Selawangi, Kecamatan Cariu.

"Beberapa potongan tubuh korban dibuang di sejumlah lokasi dan ditemukan di dua titik berbeda di wilayah Kabupaten Bogor," ujar dia.

Di lokasi tersebut, ditemukan potongan tangan kanan, tangan kiri, kaki kanan, dan kaki kiri yang dibungkus plastik merah. Tak lama berselang, polisi kembali menemukan potongan tubuh lain.

"Selanjutnya, pada pukul 19.00 WIB, di lokasi yang sama ditemukan tas berwarna abu-abu berisi satu potongan paha bagian atas," kata Andaru 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, potongan paha lainnya ditemukan di lokasi berbeda yang berjarak sekitar 2 kilometer, tepatnya di tumpukan sampah di Jalan Sawangi Cariu, Kecamatan Tanjungsari.

"Berjarak sekitar 2 kilometer dari lokasi penemuan pertama. Di lokasi tersebut, pada pukul 20.30 WIB, ditemukan satu potongan paha bagian atas lainnya di tumpukan sampah," tutur dia lagi.

Halaman Selanjutnya

Sebelumnya, warga perumahan Mega Regency, Desa Sukaragam, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, digegerkan dengan penemuan mayat dalam freezer di sebuah kios ayam geprek yang berlokasi di Blok D33 pada Sabtu, 28 Maret 2026.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |