Prabowo Saksikan Pertukaran 10 MoU RI-Korsel, dari Mineral Kritis hingga AI

3 weeks ago 12

Rabu, 1 April 2026 - 17:08 WIB

Jakarta, VIVA – Presiden RI Prabowo Subianto menyaksikan pertukaran 10 nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) antara Indonesia dengan Korea Selatan (Korsel) dalam kunjungan kenegaraan di Istana Kepresiden Korea Selatan, Cheong Wa Dae (Blue House), Rabu, 1 April 2026.

Pertukaran MoU ini menjadi wujud konkret penguatan kemitraan strategis kedua negara yang terus berkembang dan berorientasi jangka panjang. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kesepakatan yang diumumkan mencakup berbagai sektor prioritas, mulai dari ekonomi, energi, digital, hingga kesehatan dan industri masa depan.

Adapun sepuluh MoU yang dipertukarkan, antara lain:

1. Nota Kesepahaman tentang Pembentukan Dialog Strategis Komprehensif Khusus

2. Nota Kesepahaman tentang Kerja Sama Ekonomi 2.0

3. Nota Kesepahaman tentang Kerja Sama dalam Kemitraan Mineral Kritis

4. Nota Kesepahaman tentang Kerja Sama dalam Pengembangan Digital

5. Nota Kesepahaman tentang Kerja Sama di bidang AI untuk Kesehatan Dasar dan Pembangunan Manusia

6. Nota Kesepahaman tentang Penguatan Kerja Sama di Bidang Energi Bersih

7. Nota Kesepahaman tentang Kerja Sama di Bidang Penangkapan dan Penyimpanan Karbon (CCS)

8. Nota Kesepahaman tentang Kerja Sama di Bidang Industri Jasa Pembangkit Lepas Pantai

9. Nota Kesepahaman tentang Kerja Sama Perlindungan dan Penegakan Hak Kekayaan Intelektual

10. Nota Kesepahaman tentang Kerja Sama Keuangan (Danantara–Exim Bank of Korea)

Presiden RI Prabowo Subianto menyaksikan pertukaran MoU RI-Korea Selatan

Photo :

  • Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden

Pemerintah menegaskan bahwa kerja sama ini mencerminkan komitmen bersama untuk membangun masa depan yang tangguh melalui kemitraan yang kuat dan saling menguntungkan. 

Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, memperkuat ketahanan industri, serta mempercepat transformasi menuju ekonomi berbasis teknologi dan energi bersih.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Instrumen kerja sama tersebut juga menjadi langkah nyata dalam memperdalam hubungan bilateral Indonesia–Republik Korea, sekaligus memperkuat posisi kedua negara sebagai mitra strategis dalam menghadapi tantangan global. 

Melalui kerja sama ini, Indonesia dan Korea Selatan menegaskan arah bersama menuju pembangunan berkelanjutan, peningkatan daya saing industri, serta kolaborasi jangka panjang yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kedua negara.

Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung

Lee Jae Myung ke Prabowo: Indonesia Tujuan Pertama Investasi, Mitra Berharga Korea

Presiden Korea Selatan, Lee Jae Myung mendorong peningkatan hubungan bilateral Korea Selatan dan Indonesia menjadi kemitraan strategis komprehensif khusus.

img_title

VIVA.co.id

1 April 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |