Magelang, VIVA – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto optimistis terhadap masa depan Indonesia yang dinilai memiliki kekuatan besar untuk bangkit dan menjadi negara yang mandiri serta disegani di mata dunia.
Hal itu disampaikan oleh Prabowo saat memberikan sambutan dalam Peresmian Pabrik Perakitan Kendaraan Komersial Berbasis Listrik di Magelang, Jawa Tengah, Kamis, 9 April 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Presiden Prabowo Subianto
Photo :
- Tangkapan Layar Youtube Sekretariat Presiden
Prabowo menegaskan bahwa Indonesia tidak lagi berada pada posisi sebagai negara dengan potensi besar yang belum terbangun, melainkan tengah memasuki fase kebangkitan.
“Tahun depan kita akan bikin kejutan untuk seluruh dunia. Indonesia sedang bangkit. This giant is waking up. We will not be anymore the sleeping giant. We are rising,” ujar Prabowo.
Prabowo optimistis lantaran didukung oleh berbagai kekuatan nasional yang dimiliki Indonesia. Mulai dari sumber daya alam, kemampuan teknologi, hingga upaya pemerintah memperkuat kemandirian di berbagai sektor strategis.
Menurutnya, Indonesia memiliki sumber daya yang sangat besar sehingga mampu menghadapi berbagai tantangan global.
“Kita punya kekuatan besar. Kita benar-benar sungguh-sungguh. Kita akan mandiri, kita akan kuat, kita akan berdiri di atas kaki kita sendiri.” kata Prabowo.
Prabowo juga menegaskan bahwa masa depan Indonesia cerah, terutama bagi generasi muda yang akan melanjutkan pembangunan nasional. “Jadi untuk anak-anak muda, masa depan kita cerah,” tegasnya.
Presiden Prabowo Subianto
Photo :
- VIVA/Rahmat Fatahillah Ilham
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Prabowo menambahkan bahwa berbagai terobosan pembangunan, termasuk pengembangan industri dan teknologi nasional akan terus didorong agar Indonesia semakin kuat dan mampu memberikan kontribusi besar bagi dunia.
“Indonesia tidak gelap. Indonesia sangat cerah. Kita sangat kuat. Semakin kuat,” imbuhnya.
Prabowo Targetkan 3 Tahun Lagi Indonesia Tak Perlu Impor BBM
Presiden RI Prabowo Subianto menargetkan Indonesia mampu menghentikan seluruh aktivitas impor bahan bakar minyak (BBM) dalam dua hingga tiga tahun ke depan.
VIVA.co.id
9 April 2026

2 weeks ago
12



























