Jakarta, VIVA – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengatakan pihaknya segera menggelar rapat khusus bersama jajaran terkait penanganan ikan sapu-sapu di Jakarta yang dinilai mengganggu ekosistem lingkungan.
“Dalam waktu dekat ini Pemerintah DKI Jakarta akan mengadakan rapat khusus mengenai ikan sapu-sapu, karena saya akan minta seluruh wali kota, kalau di Pulau Seribu enggak lah, untuk menangani ini,” kata Pramono kepada wartawan, Selasa, 14 April 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Pramono menjelaskan, penanganan ikan sapu-sapu di kawasan Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, merupakan contoh keseriusan Pemprov DKI Jakarta untuk mengatasi persoalan tersebut.
Kata dia, efek dari banyaknya populasi ikan sapu-sapu itu mulai terasa, mengingat ikan tersebut menjadi predator bagi ikan lokal lainnya.
“Apalagi ini kan ikan yang berasal dari Amerika Selatan, mereka sangat kuat dan menjadi predator bagi ikan-ikan lokal, wader dan sebagainya. Makanannya diambil semua dan mereka merusak tanggul-tanggul yang ada karena rumahnya itu di sana,” tutur dia.
Maka dari itu, ia ingin seluruh jajaran Pemprov DKI menangani persoalan ikan sapu-sapu ini secara serius.
Ia berharap Jakarta bisa menjadi contoh atau role model bagi daerah lain dalam penanganan ikan sapu-sapu.
Sebelumnya, Kepala Dinas KPKP Pemprov DKI Jakarta Hasudungan A. Sidabalok mengatakan permasalahan ikan sapu-sapu ini bukan hal yang baru setelah persoalan itu diselesaikan di kali Ciliwung.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dia mengatakan setelah pembersihan dan penangkapan, ikan sapu-sapu tersebut dibawa ke Pusat Produksi Inspeksi dan Sertifikasi Hasil Perikanan (PPISHP) Ciganjur.
"Bangkai ikan sapu-sapu yang telah mati akan dikubur karena daya tahan ikan sapu-sapu ini memang jika tidak dipastikan mati maka bisa hidup tanpa berada di air," kata Hasudungan. (Ant)
Pramono Segera Susun Aturan Naming Rights Halte untuk Parpol
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengatakan pihaknya segera mengatur lebih rinci skema naming rights atau hak penamaan halte transportasi publik di Jakarta.
VIVA.co.id
14 April 2026

1 week ago
7



























