Prediksi Prabowo: Perang Rusia-Ukraina Lebih Lama dari Perang Dunia II

5 days ago 19

Jumat, 31 Juli 2026 - 18:45 WIB

Jakarta, VIVA – Presiden RI Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia kini berada dalam fase yang semakin rawan akibat konflik bersenjata yang terus meluas di berbagai kawasan.

Dia bahkan menilai perang Rusia-Ukraina telah berlangsung lebih lama dibandingkan Perang Dunia I dan berpotensi melampaui durasi Perang Dunia II.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal itu disampaikan Prabowo saat memberikan arahan dalam pertemuan bersama jajaran Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia pusat dan daerah di Istana Negara, Jakarta Pusat, Jumat, 31 Juli 2026.

Menurut Prabowo, sejak sebelum menjabat Presiden ia telah berulang kali mengingatkan bahwa dunia sedang memasuki periode yang penuh ketidakpastian.

“Kita masih menghadapi yang saya waktu pertemuan-pertemuan pertama kita di awal pemerintahan saya saudara datang ke saya pun saya sudah di mana-mana saya sudah warning, bahkan sebelumnya pun saya sudah warning, hati-hati situasi dunia, situasi geopolitik sudah sangat-sangat rawan, sangat-sangat rawan. Di mana-mana terjadi perang dahsyat,” kata Prabowo.

Prabowo kemudian menyoroti konflik Rusia-Ukraina yang menurutnya telah menjadi salah satu perang terbesar di kawasan Eropa dalam beberapa dekade terakhir. Ia menyebut durasi perang tersebut kini sudah melampaui Perang Dunia I dan berpotensi menjadi lebih panjang dibandingkan Perang Dunia II.

“Di, di kontinen di benua Eropa perang besar. Perang besar ini di Ukraina ini sudah lebih lama dari Perang Dunia Pertama. Ah ini mungkin akan lebih lama dari Perang Dunia Kedua,” ujarnya.

Prabowo menjelaskan bahwa Perang Dunia II berlangsung sekitar empat setengah hingga lima tahun, sedangkan perang di Ukraina yang dimulai pada 2022 kini telah memasuki tahun kelima.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Perang Dunia Kedua mulai September 1939 habis itu 40, 41, 42, 43 habis itu pertengahan Mei 45, jadi 5 tahun atau 4, 4 tahun setengah. Perang Ukraina mulai tahun 22 ya, 22, 23, 24, 25 sudah masuk 26. Mungkin Perang Ukraina lebih lama dari Perang Dunia Kedua juga,” ujarnya.

Menurut Prabowo, perang yang berkepanjangan tidak hanya menimbulkan korban jiwa dalam jumlah besar, tetapi juga mengguncang stabilitas ekonomi global. Dampaknya dirasakan hingga ke berbagai negara melalui lonjakan harga pangan, energi, dan berbagai komoditas strategis.

Halaman Selanjutnya

“Jutaan sudah korban, dan kita baru mengerti bahwa perang di satu bagian dari bumi kita punya pengaruh ke mana-mana, kepada harga pangan, harga BBM dan sebagainya,” ucapnya.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |