Purbaya: Pertamina Bakal Tanggung Selisih Harga BBM Non-subsidi untuk Sementara

3 weeks ago 16

Rabu, 1 April 2026 - 17:50 WIB

Jakarta, VIVA – Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, untuk sementara Pertamina akan menanggung selisih harga BBM non-subsidi, selama harganya tidak mengalami penyesuaian di tengah lonjakan harga minyak dunia.

"Sementara sepertinya (ditanggung) Pertamina. Sementara ya,” kata Purbaya di Wisma Danantara, Jakarta, Rabu, 1 April 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa

Dia meyakini bahwa Pertamina akan mampu menanggung selisih tersebut, karena sampai saat pemerintah telah membayar kompensasi kepada Pertamina dengan lancar.

"Kompensasi kan sekarang kami bayar tiap bulan 70 persen terus-terusan," kata Purbaya.

"Sekarang pembayaran dari pemerintah kan lancar, jadi keuangan Pertamina juga amat baik,” ujarnya.

Sebagai informasi, kompensasi adalah dana yang dibayarkan pemerintah kepada badan usaha (seperti Pertamina atau PLN), untuk menutupi selisih antara harga jual eceran yang ditetapkan pemerintah dengan harga keekonomian (harga pasar) BBM dan tarif tenaga listrik.

Dalam hal ini, pemerintah membayar kompensasi kepada Pertamina untuk menutupi selisih harga jual Pertalite yang merupakan Jenis Bahan Bakar Khusus Penugasan (JBKP).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi memastikan, harga BBM baik subsidi maupun non-subsidi tidak mengalami kenaikan. keputusan tersebut diambil setelah pemerintah melakukan koordinasi bersama Kementerian ESDM dan PT Pertamina, sesuai arahan Presiden Prabowo.

Pemerintah juga memastikan BBM nasional dalam kondisi aman dan tersedia, sehingga masyarakat diminta tidak panik ataupun resah terhadap isu kenaikan harga.

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa

Jaga Harga BBM, Purbaya Bakal Tambah Anggaran Subsidi hingga Rp 100 Triliun

Purbaya bakal menambah anggaran subsidi BBM hingga Rp 100 triliun, guna menjaga harga di dalam negeri seiring lonjakan harga minyak dunia imbas perang Timur Tengah.

img_title

VIVA.co.id

1 April 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |