VIVA – Putri Kusuma Wardani membuka musim kompetisi 2026 dengan performa yang terbilang stabil. Tunggal putri andalan Indonesia itu menunjukkan konsistensi dengan menembus perempat final di tiga turnamen besar, yakni Malaysia Open, India Open, dan All England, serta berhasil meraih gelar runner up di Swiss Open. Satu-satunya hasil yang kurang memuaskan terjadi di Indonesia Masters setelah langkahnya terhenti di babak 16 besar.
Kini, fokus Putri tertuju pada Badminton Asia Championships atau BAC 2026 yang akan berlangsung di Ningbo Olympic Sports Center, Ningbo, China, pada 7 sampai 12 April. Turnamen ini menjadi target penting bagi Putri untuk meraih podium di level Asia.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Putri mengaku cukup percaya diri dengan peluangnya di turnamen tersebut. Terlebih setelah melihat bagan pertandingan yang menurutnya cukup terbuka.
"Targetnya yang pasti pengin naik podium juga. Melihat bagan juga, harusnya aku Insya Allah bisa," kata Putri dalam keterangan resminya yang dikutip Kamis, 2 April 2026.
Pada laga pembuka, Putri akan menghadapi pemenang dari Grup D babak kualifikasi. Sementara itu, satu wakil Indonesia lainnya, Thalita Ramadhani Wiryawan, harus memulai perjuangannya dari babak kualifikasi dan tergabung di Grup B bersama Lo Sin Yan Happy dari Hong Kong serta Pui Chi Wa dari Makau.
Meski begitu, Putri menegaskan bahwa persaingan di sektor tunggal putri Asia tidak kalah ketat dibandingkan turnamen BWF World Tour. Ia belajar dari pengalaman tahun lalu saat tampil di BAC 2025 di venue yang sama, di mana ia langsung tersingkir di babak pertama setelah kalah tiga gim dari wakil tuan rumah Wang Zhi Yi.
"Kalau di Asia itu pemain-pemainnya bagus-bagus, ya," ujarnya.
Putri juga menegaskan bahwa dirinya tidak terlalu memikirkan status unggulan di turnamen ini. Menurutnya, semua pemain memiliki peluang yang sama selama pertandingan belum dimainkan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Aku harus berusaha yang terbaik dan harus bisa lebih baik dari pertandingan sebelumnya. Lawan tetap sama aja. Kita buktikan aja, gitu, kalau di lapangan. Ini adalah tantangan," kata Putri.
Dengan performa yang cukup konsisten sejak awal musim dan rasa percaya diri yang meningkat, peluang Putri Kusuma Wardani untuk menembus podium BAC 2026 terbuka lebar. Namun, ia tetap harus mewaspadai kekuatan pemain-pemain Asia yang dikenal memiliki permainan cepat dan ulet, terutama wakil-wakil dari China, Jepang, dan Korea Selatan yang selama ini mendominasi sektor tunggal putri.
Halaman Selanjutnya
BAC 2026 pun bisa menjadi momentum penting bagi Putri untuk membuktikan bahwa dirinya mampu bersaing tidak hanya di level World Tour, tetapi juga di kejuaraan kontinental yang dikenal memiliki tekanan dan gengsi yang tidak kalah besar.

3 weeks ago
10



























