Jakarta, VIVA – Film horor komedi terbaru bertajuk Warung Pocong siap meramaikan layar lebar Indonesia mulai 9 April 2026. Disutradarai oleh Bendolt, film ini menawarkan cerita yang tidak hanya menghadirkan teror mistis, tetapi juga dibalut dengan humor yang terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Warung Pocong bercerita tentang tiga pemuda, Kartono, Agus, dan Makmur, yang tengah dililit masalah finansial. Scroll lebih lanjut yuk!
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dalam kondisi terdesak, mereka menerima pekerjaan menjaga sebuah warung dari seorang pria tua. Namun, keputusan tersebut justru membawa mereka ke dalam situasi penuh misteri dan gangguan supranatural yang tak terduga.
Berangkat dari premis tersebut, berikut tiga hal menarik yang membuat Warung Pocong layak dinantikan:
1. Cerita Relatable tentang Tekanan Ekonomi Anak Muda
Salah satu kekuatan utama film ini terletak pada ceritanya yang sangat dekat dengan realitas kehidupan masyarakat, khususnya generasi muda. Tekanan ekonomi, kebutuhan hidup yang terus meningkat, hingga keinginan mencari jalan pintas menjadi tema yang diangkat secara kuat.
Melalui alur cerita, penonton diajak melihat bagaimana keputusan nekat yang diambil dalam kondisi terdesak bisa berujung pada masalah yang lebih besar. Hal ini membuat film terasa relevan dan mudah dipahami oleh banyak kalangan.
“Kami ingin menghadirkan film yang tidak hanya menakutkan, tetapi juga menghibur. Cerita di film ini sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari, terutama tentang masalah ekonomi yang sering dialami anak muda, namun dikemas dengan pendekatan yang fun,” ujar Sutradara Bendolt, dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu 1 April 2026.
2. Perpaduan Horor dan Komedi yang Seimbang
Tidak hanya mengandalkan unsur seram, Warung Pocong juga menghadirkan humor segar yang menjadi daya tarik tersendiri. Film ini mampu menjaga keseimbangan antara ketegangan dan tawa, sehingga penonton tidak hanya dibuat tegang, tetapi juga terhibur.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Film ini punya keseimbangan antara seram dan lucu. Jadi penonton bisa merasakan tegang, tapi di saat yang sama tetap bisa tertawa,” kata Sadana Agung.
Pendekatan ini membuat Warung Pocong terasa ringan untuk dinikmati, bahkan bagi penonton yang biasanya tidak terlalu menyukai film horor.
Halaman Selanjutnya
3. Karakter yang Dekat dengan Kehidupan Nyata

3 weeks ago
11



























