VIVA – Timnas Indonesia membuka langkah di Grup A Piala ASEAN 2026 dengan kemenangan besar 5-1 atas Kamboja di Stadion Pakansari, Bogor, pada Senin (27/7/2026). Media Vietnam pun langsung dibuat ketar-ketir dengan hattrick yang diciptakan Mitchell Baker dalam laga tersebut.
Penampilan Baker membuat media Vietnam, Vietnam.vn ikut menaruh perhatian serius menjelang duel tandang melawan Indonesia pada 3 Agustus mendatang.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Siapakah pemain setinggi 1,96 m yang mencetak hat-trick untuk Indonesia yang harus diwaspadai oleh tim nasional Vietnam?," tulis Vietnam.vn.
Pemain kelahiran Australia itu tampil efisien sejak menit awal dan langsung menunjukkan kualitasnya sebagai penyerang modern. Gol pertamanya lahir lewat sundulan keras memanfaatkan bola mati Thom Haye pada menit ke-6, sebelum ia kembali mencatatkan nama di papan skor lewat sontekan jarak dekat setelah umpan Eliano Reijnders pada menit ke-15.
Pemain Timnas Indonesia, Mitchell Bakker
Photo :
- VDN/Julio Tri Saputra
Tidak berhenti di situ, Baker kembali menambah keunggulan Indonesia lewat sundulan pada menit ke-56 dari umpan Thom Haye. Aksi itu membuat media Vietnam menilai Indonesia akhirnya menemukan sosok ujung tombak yang selama ini sulit dicari.
"Dengan postur tubuhnya yang mengesankan dan pola pikir sepak bola modern yang diasah di AS, Mitchell Baker telah menunjukkan bahwa ia adalah solusi untuk posisi penyerang tengah yang selama bertahun-tahun sulit ditemukan dalam sepak bola Indonesia," ulas Vietnam.vn.
Media yang sama juga menyoroti efek psikologis dari performa sang striker terhadap Vietnam.
"Yang lebih penting lagi, penampilan luar biasa Mitchell Baker juga membuat tim Vietnam waspada saat mengunjungi Indonesia untuk pertandingan keempat pada tanggal 3 Agustus," lanjutnya.
Timnas Indonesia Vs Kamboja
Photo :
- VDN/Julio Tri Saputra
Baker memang baru saja resmi menjadi Warga Negara Indonesia pada 13 Juli 2026, namun kontribusinya langsung terasa di lapangan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Sungguh luar biasa bahwa Mitchell Baker baru menerima kewarganegaraan Indonesia pada tanggal 13 Juli, dan langsung menunjukkan betapa bermanfaatnya dia," tulis Vietnam.vn
Selain performanya di lapangan, latar belakang Baker juga ikut menjadi perhatian. Ia lahir di Australia pada 2006, menimba ilmu di akademi Melbourne Victory, lalu melanjutkan karier di Georgetown University, Amerika Serikat, sebelum akhirnya membela Indonesia.
Halaman Selanjutnya
Naturalisasi Baker berjalan cepat karena adanya garis keturunan Indonesia dari keluarga ayahnya. Kakeknya disebut lahir di Yogyakarta, sementara neneknya berasal dari Semarang, Jawa Tengah, sehingga proses administrasinya bisa dipercepat.

1 week ago
3


















