Respons Santai Prabowo Sering Dibilang Bodoh dan Keras Kepala: Saya Terima Itu

2 weeks ago 8

Kamis, 9 April 2026 - 00:02 WIB

Jakarta, VIVA – Presiden Prabowo Subianto merespon anggapan dirinya bodoh. Ia menyebut, berbagai penilaian negatif dari berbagai pihak tak selalu harus ditanggapi secara defensif, melainkan bisa dijadikan bahan introspeksi.

Hal tersebut diungkapkan Prabowo dalam taklimat pada Rapat Kerja (Raker) Pemerintah di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu, 8 April 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kita terima koreksi-koreksi itu. Kalau kita difitnah, kalau kita dihujat, anggaplah itu sebagai apa sebagai peringatan supaya kita waspada. Iya. "Prabowo bodoh!" Oh, berarti saya harus waspada," kata Prabowo.

Ia juga menanggapi kritikan terhadapnya yang menyebut keras kepala. Prabowo tidak menampik penilaian tersebut. Bahkan, ia berkelakar dengan mencoba memegang kepalanya.

"Kalau saya dibilang keras kepala ya saya harus terima itu sebagai ya kan oh, saya coba-coba pegang kepala saya keras nggak," imbuhnya.

Namun, ia menekankan bahwa sikap keras kepala itu dibutuhkan oleh pemimpin. Terutama dalam memperjuangkan kepentingan bangsa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Prabowo menyinggung bagaimana karakter tersebut juga terlihat dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Para pendiri bangsa, kata dia, memiliki keteguhan sikap yang kuat dalam mempertahankan kemerdekaan.

“Dulu bapak-bapak pendiri bangsa kita keras kepala. ‘Lebih baik mati daripada dijajah kembali’. Itu sikap yang menunjukkan keteguhan,” tuturnya.

Prabowo Jenguk Korban Mobil MBG Tabrak Siswa SDN 01

Ribuan Dapur MBG Bermasalah Ditutup, Aktivis 98: Bukti Prabowo tak Tutup Mata

Ribuan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) ditutup akibat penyimpangan. Aktivis 98 menilai langkah ini bukti pemerintah merespons kritik dan memperbaiki tata kelola.

img_title

VIVA.co.id

8 April 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |