Ribuan Dapur MBG Bermasalah Ditutup, Aktivis 98: Bukti Prabowo tak Tutup Mata

2 weeks ago 8

Rabu, 8 April 2026 - 23:30 WIB

VIVA – Ribuan dapur dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) ditutup setelah ditemukan penyimpangan dalam pelaksanaannya. Pemrakarsa 98 Resolution Network, Haris Rusly Moti, menilai langkah tersebut sebagai bukti Presiden Prabowo Subianto tidak menutup mata terhadap kritik publik.

Haris menyampaikan, penutupan dapur MBG dilakukan setelah adanya investigasi yang diperintahkan Presiden Prabowo kepada jajaran terkait. Ia menyebut pemerintah telah mengakomodasi berbagai masukan yang muncul terkait tata kelola program tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ini adalah bukti Presiden Prabowo tidak menutup mata dan telinga terhadap kritik dan koreksi terhadap tata kelola program pemerataan gizi nasional melalui MBG,” kata Haris dalam keterangan tertulis, Rabu 8 April 2026.

Menurutnya, kritik terhadap program MBG sebagian besar berkaitan dengan potensi kebocoran dalam pengelolaan anggaran. Namun, ia menilai pemerintah telah merespons dengan melakukan perbaikan, termasuk menghentikan operasional dapur yang terbukti bermasalah.

Haris menjelaskan, Prabowo juga telah memerintahkan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Naniek Deyang, untuk melakukan investigasi terhadap pelaksanaan program tersebut. Hasilnya, sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang melakukan penyimpangan langsung ditutup sebagai bagian dari langkah penertiban.

Ia menambahkan, sebagai program yang relatif baru berjalan, MBG masih membutuhkan penyempurnaan, terutama dalam aspek tata kelola. Haris membandingkan dengan sejumlah program bantuan sosial lain yang telah berjalan lama namun masih menghadapi tantangan serupa.

“Apalagi program yang baru dirintis dan baru berjalan satu tahun lebih, tentu kita akui belum sempurna dalam pelaksanaannya,” ujarnya.

Selain menyoroti evaluasi program MBG, Haris juga menyinggung pentingnya menjaga stabilitas nasional di tengah ketidakpastian geopolitik global. Ia menilai kondisi stabil di dalam negeri menjadi faktor penting agar program-program pemerintah dapat berjalan optimal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam konteks tersebut, ia menyebut pemerintah juga berupaya menjaga stabilitas ekonomi dan pasokan energi agar tidak mengganggu distribusi kebutuhan pokok masyarakat. Menurutnya, kondisi tersebut penting untuk mencegah dampak lanjutan seperti terganggunya aktivitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Lebih lanjut, Haris mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga persatuan serta mendukung perbaikan program-program pemerintah. Ia juga mengingatkan aparatur negara agar menjalankan tugas sesuai fungsi dan tidak menyalahgunakan kebijakan yang ada.

Halaman Selanjutnya

Di akhir pernyataannya, Haris menegaskan bahwa pihaknya bersama relawan akan terus mengawal pelaksanaan program MBG dan program prioritas lainnya agar berjalan sesuai tujuan serta memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |