Ribuan Router Wi-Fi Diretas, Data Rahasia Warga Dirampas

2 weeks ago 8

Rabu, 8 April 2026 - 13:08 WIB

Jakarta, VIVA - Dinas Keamanan Ukraina (SBU) bersama FBI, lembaga penegak hukum Uni Eropa serta badan kontra intelijen Polandia, melakukan operasi siber berskala besar terhadap kegiatan mata-mata intelijen militer Rusia.

Alhasil, banyak kasus terungkap di mana dinas rahasia Rusia telah meretas router Wi-Fi kantor dan rumah milik warga Ukraina dan warga negara asing.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perangkat-perangkat ini, yang dikenal sebagai peralatan SOHO (Small Office/Home Office), menjadi sasaran karena protokol keamanannya yang sudah ketinggalan zaman.

Setelah meretas router yang rentan, agen-agen Rusia mengalihkan lalu lintas melalui jaringan server DNS yang telah ada sebelumnya sehingga secara efektif mengubah diri mereka menjadi perantara digital.

Hal ini memungkinkan mereka untuk mengumpulkan kata sandi, token otentikasi, dan data sensitif lainnya, termasuk komunikasi email yang biasanya dilindungi oleh protokol SSL dan TLS.

Data yang dicuri memungkinkan serangan siber, sabotase informasi, dan pengumpulan intelijen strategis. Perhatian khusus diberikan pada komunikasi pegawai pemerintahan, unit Angkatan Bersenjata Ukraina, dan perusahaan industri pertahanan.

Mengutip situs Euromaidanpress, Rabu, 8 April 2026, operasi gabungan tersebut berhasil memblokir lebih dari 100 server dan membebaskan ratusan router di Ukraina dari kendali Rusia.

Hal ini secara signifikan diklaim melemahkan kemampuan intelijen militer Rusia dan mencegah potensi sabotase tingkat perangkat lunak terhadap peralatan tersebut.

"Kami bersama mitra-mitra Barat berhasil melakukan berbagai langkah komprehensif untuk meminta pertanggungjawaban semua individu yang terlibat dalam kejahatan siber ini," klaim SBU.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

SBU juga menyarankan pemilik router untuk memeriksa model dan versi firmware perangkat mereka serta menginstal semua pembaruan keamanan yang tersedia. Jika pabrikan tidak lagi mendukung router tersebut, sebaiknya diganti dengan perangkat yang lebih modern.

Langkah-langkah penting lainnya meliputi mengubah kata sandi akses , menonaktifkan manajemen jarak jauh melalui internet dan memeriksa pengaturan untuk elemen yang mencurigakan. Penyedia layanan internet didesak untuk secara aktif mendukung klien dalam menerapkan langkah-langkah keamanan siber ini.

 Pasukan Garda Revolusi Iran (IRGC)

Ukraina Sebut Rusia Bantu Iran Lewat Citra Satelit dan Operasi Siber Lawan AS-Israel

Rusia diduga membantu Iran dengan menyediakan citra satelit dan dukungan siber untuk merencanakan serangan terhadap target AS dan sejumlah negara di Timur Tengah

img_title

VIVA.co.id

7 April 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |