Selasa, 14 April 2026 - 15:10 WIB
VIVA –Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu kembali membuat pernyataan sindiran untuk Eropa. Dalam pidatonya dalam upacara resmi Hari Peringatan Holocaust Israel pada Senin 13 April, Netanyahu mengatakan bahwa banyak hal yang harus dipelajari Eropa dari Israel.
Tak hanya itu saja, dia juga menuduh benua biru itu mengalami kelemahan moral yang mendalam. Netanyahu juga menyebut bahwa Eropa telah melupakan berbedaan antara yang baik dan yang jahat.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Eropa saat ini dilanda kelemahan moral yang mendalam. Mereka banyak yang harus belajar dari kami, terutama pelajaran penting tentang perbedaan moral yang jelas antara yang baik dan yang jahat,” kata dia dikutip dari laman Anadolu Agency, Selasa 14 April 2026.
Netanyahu mengatakan momen seperti saat ini menuntut semua pihak untuk berperang demi kebaikan, demi kehidupan.
Ia juga mengklaim bahwa Eropa mulai kehilangan kemampuannya untuk mempertahankan identitas dan nilai-nilainya serta menyebut saat ini Israel sedang membela Eropa dan peradaban dari ’barbarisme’.
Pernyataan Netanyahu ini muncul di tengah meningkatnya kritik di Eropa terhadap kebijakan Israel di Tepi Barat yang diduduki dan Lebanon.
Sebelumnya pada hari Senin, Kanselir Jerman, Friedrich Merz, menyatakan keprihatinan mendalam atas perkembangan di wilayah Palestina dan memperingatkan apa yang ia sebut sebagai aneksasi parsial de facto di Tepi Barat yang diduduki.
Merz juga mendesak Netanyahu dalam percakapan telepon untuk memulai perundingan damai langsung dengan Lebanon serta menyerukan penghentian permusuhan di Lebanon selatan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Netanyahu juga tengah menghadapi tekanan hukum yang semakin besar. Persidangan kasus korupsinya, yang dimulai pada tahun 2020, masih berlangsung. Netanyahu membantah tuduhan tersebut dan menyebutnya sebagai kampanye politik yang bertujuan untuk menjatuhkannya.
Ia juga menjadi buronan International Criminal Court sejak tahun 2024 atas tuduhan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.
Israel-Lebanon Gelar Perundingan di Washington DC Hari Ini, Difasilitasi Menlu AS Marco Rubio
Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio dijadwalkan untuk bergabung dalam negosiasi perdamaian langsung antara Israel dan Lebanon di Departemen Luar Negeri AS pada Selasa
VIVA.co.id
14 April 2026

1 week ago
8



























