Shelf Mushroom vs Jamur Lama Minecraft, Mana yang Mengubah Pengalaman Bermain?

1 week ago 2

Rabu, 8 Juli 2026 - 01:32 WIB

Jakarta, VIVA – Minecraft terus memperluas variasi dunia yang bisa dijelajahi pemain melalui pembaruan rutin. Salah satu tambahan yang mencuri perhatian pada pembaruan 2026 adalah Shelf Mushroom, jenis jamur baru yang hadir bersama biome Dappled Forest.

Kehadirannya langsung memicu perbincangan di komunitas karena menawarkan fungsi dekoratif yang berbeda dibanding jamur merah dan jamur cokelat yang telah lama menjadi bagian dari permainan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski demikian, apakah Shelf Mushroom benar-benar mengubah pengalaman bermain, atau hanya menjadi pelengkap visual? Berikut VIVA telah merangkum Rabu, 8 Juli 2026, perbandingan lengkapnya berdasarkan informasi resmi Mojang dan sejumlah sumber internasional.

Jamur Lama, Sumber Daya Penting Sejak Awal Minecraft

Jamur merah (Red Mushroom) dan jamur cokelat (Brown Mushroom) telah menjadi bagian dari Minecraft sejak versi awal permainan. Keduanya dapat ditemukan di berbagai biome, seperti Dark Forest, Mushroom Fields, gua, hingga area yang minim cahaya.

Jamur klasik memiliki fungsi yang cukup penting dalam mode Survival. Salah satu kegunaan utamanya adalah sebagai bahan untuk membuat Mushroom Stew, makanan yang mudah dibuat ketika pemain memiliki mangkuk serta kedua jenis jamur tersebut.

Selain itu, Red Mushroom dan Brown Mushroom juga digunakan untuk membuat Rabbit Stew, Fermented Spider Eye, serta dapat dibudidayakan menjadi giant mushroom menggunakan Bone Meal. Hal ini menjadikan keduanya sebagai sumber daya yang berguna sejak fase awal hingga pertengahan permainan.

Menurut dokumentasi resmi Minecraft Wiki, jamur lama tetap memiliki peran penting dalam sistem crafting dan pertanian di Minecraft.

Shelf Mushroom, Pendatang Baru dengan Fungsi Dekoratif

Berbeda dengan jamur klasik, Shelf Mushroom diperkenalkan Mojang sebagai bagian dari biome Dappled Forest dalam snapshot Minecraft terbaru.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jamur ini tumbuh menempel pada batang pohon Poplar dan beberapa batang pohon lain di biome tersebut. Bentuknya menyerupai jamur bracket atau shelf fungi yang memang banyak ditemukan di hutan dunia nyata.

Berdasarkan penjelasan Mojang, Shelf Mushroom tidak dirancang sebagai bahan makanan maupun material crafting. Sebaliknya, blok ini lebih difokuskan sebagai elemen dekoratif yang memperkaya tampilan alam dan memberi nuansa hutan musim gugur yang lebih hidup. Kehadirannya membuat Dappled Forest terasa lebih alami dibanding biome hutan sebelumnya.

Halaman Selanjutnya

Nilai Dekorasi Menjadi Kekuatan Utama Shelf Mushroom

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |