Sistem Rating Game Nasional Dievaluasi, Komdigi Hentikan Sementara IGRS

1 week ago 4

Jumat, 17 April 2026 - 20:00 WIB

VIVA – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) resmi menghentikan sementara proses verifikasi Indonesia Game Rating System (IGRS).

Keputusan ini diambil sebagai langkah evaluasi menyeluruh setelah muncul dugaan insiden kebocoran data serta sejumlah temuan terkait sistem klasifikasi game yang dinilai perlu diperbaiki.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Langkah penghentian sementara ini menandai fase penting dalam pengembangan sistem rating game nasional yang sebelumnya digadang-gadang menjadi acuan resmi penilaian usia dan konten game di Indonesia.

Komdigi menegaskan bahwa penghentian sementara dilakukan untuk memastikan seluruh aspek sistem IGRS dapat ditinjau ulang, terutama terkait keamanan data dan mekanisme verifikasi konten. Dugaan kebocoran data yang melibatkan informasi sejumlah game yang belum dirilis menjadi salah satu faktor yang mendorong evaluasi ini.

Pemerintah menilai perlu adanya perbaikan menyeluruh agar sistem rating yang digunakan benar-benar aman, transparan, dan dapat dipercaya oleh pelaku industri maupun masyarakat.

Selain aspek keamanan, evaluasi juga mencakup alur operasional dan tata kelola sistem, termasuk bagaimana data dari pengembang game diproses hingga menjadi klasifikasi usia.

IGRS sendiri merupakan sistem rating game yang dibentuk untuk memberikan panduan usia bagi pengguna, sekaligus menjadi standar bagi distribusi game di Indonesia. Sistem ini mengklasifikasikan game berdasarkan konten seperti kekerasan, bahasa, hingga unsur dewasa lainnya.

Dalam implementasinya, IGRS diharapkan membantu melindungi pengguna, terutama anak-anak, dari paparan konten yang tidak sesuai usia.

Namun dalam perjalanannya, implementasi sistem ini juga menuai berbagai tantangan, termasuk perbedaan interpretasi rating dan isu teknis dalam proses verifikasi.

Komdigi juga membuka ruang diskusi dengan pelaku industri game, asosiasi, dan komunitas untuk membahas arah pengembangan IGRS ke depan. Evaluasi ini tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga mencakup aspek regulasi dan kebutuhan ekosistem industri game di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemerintah menegaskan bahwa hasil evaluasi nantinya dapat berujung pada beberapa opsi, mulai dari perbaikan sistem, restrukturisasi, hingga kemungkinan penggantian pendekatan baru yang lebih efektif.

Meski dihentikan sementara, Komdigi menegaskan bahwa tujuan utama IGRS tetap sama, yaitu menciptakan ekosistem digital yang lebih aman dan teratur, khususnya dalam distribusi game.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |