Skuad Baru Langsung Dikasih Target Semifinal, Pelatih Timnas Futsal Buka Alasan

7 hours ago 1

Minggu, 5 April 2026 - 15:36 WIB

Jakarta, VIVA – Timnas futsal Indonesia menghadapi tantangan tak biasa jelang tampil di ASEAN Futsal Championship 2026. Dengan komposisi mayoritas pemain baru dan waktu persiapan yang sangat terbatas, skuad Garuda memilih fokus pada satu hal krusial: menjaga identitas permainan.

Turnamen yang mulai bergulir pada Senin, 6 April 2026 di Nonthaburi Hall, Thailand, menjadi ajang pembuktian generasi baru futsal Indonesia yang banyak diisi wajah segar dari kompetisi domestik, Profesional Futsal League.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelatih kepala timnas futsal Indonesia, Hector Souto, secara terbuka mengakui bahwa tantangan terbesar timnya bukan terletak pada kualitas pemain, melainkan waktu.

“Hal yang paling menantang adalah kami hanya memiliki lima sesi latihan. Jadi, seperti yang bisa Anda lihat, dengan 10 jam latihan dan skuad pemain yang hampir seluruhnya baru, ini sangat menantang,” ujar Souto dalam keterangan resminya, Minggu 5 April 2026.

Di tengah keterbatasan tersebut, Souto tidak ingin timnya kehilangan arah. Ia menekankan pentingnya mempertahankan identitas permainan yang telah dibangun bersama skuad sebelumnya selama lebih dari satu tahun.

Timnas Futsal Indonesia di Piala Asia 2026

Photo :

  • Instagram/timnasfutsal

Menurutnya, masa transisi ini bukan sekadar mengganti pemain, tetapi juga mentransfer filosofi bermain yang sudah menjadi fondasi tim nasional.

“Masalah terbesar yang akan kami hadapi adalah mengingat sistem dan detail-detail yang telah kami kerjakan bersama skuad senior selama satu setengah tahun,” kata Souto.

Ia menambahkan, keberhasilan tim dalam turnamen ini tidak hanya diukur dari hasil akhir, tetapi juga dari sejauh mana para pemain baru mampu memahami cara bermain khas Indonesia.

“Sekarang adalah waktunya untuk memperkenalkan pemain baru. Jika mereka bisa mempertahankan identitas kami dan mengingat cara kami bermain, atau cara tim nasional Indonesia harus bermain, itu sudah cukup,” lanjutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski mengusung banyak pemain anyar, timnas futsal Indonesia tidak datang tanpa target. Souto menegaskan bahwa timnya tetap membidik tiket semifinal, meski dengan pendekatan yang realistis.

Pelatih timnas futsal Indonesia Héctor Souto menegaskan bahwa timnya ingin tetap kompetitif di turnamen ini, namun fokus utama sebenarnya adalah membangun kekuatan tim nasional dalam jangka panjang. Ia menjelaskan, target besar dari program ini adalah menyiapkan lebih banyak pemain yang siap dipanggil dan dimainkan kapan pun tim membutuhkan. Untuk turnamen ASEAN Futsal kali ini, Indonesia akan menjalaninya satu pertandingan demi satu pertandingan dengan harapan bisa mencapai semifinal dari fase grup, lalu melihat peluang lebih jauh setelah itu.

Halaman Selanjutnya

Pendekatan tersebut sejalan dengan visi jangka panjang federasi untuk memperkuat kedalaman skuad. Dengan memberikan jam terbang internasional kepada para pemain dari kompetisi Profesional Futsal League, Indonesia diharapkan memiliki lebih banyak pilihan pemain berkualitas yang siap tampil di level internasional di masa mendatang.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |