Jakarta, VIVA – Belakangan, mungkin Anda pernah mendengar klaim yang cukup mengagetkan: makan satu hot dog bisa mengurangi 36 menit umur hidup. Sekilas terdengar seperti informasi kesehatan yang berlebihan. Namun ternyata, angka tersebut memang berasal dari penelitian ilmiah. Hanya saja, maknanya tidak sesederhana yang sering dipahami.
Penelitian yang dimaksud dilakukan oleh peneliti dari University of Michigan pada 2021. Studi ini menganalisis lebih dari 5.800 jenis makanan dalam pola konsumsi masyarakat Amerika, dengan tujuan mengukur dampak setiap makanan terhadap kesehatan. Yang diukur bukanlah umur hidup secara langsung, melainkan healthy life expectancy—yakni jumlah waktu hidup yang dijalani dalam kondisi sehat dan bebas penyakit. Scroll untuk info lengkapnya, yuk!
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dalam studi tersebut, setiap makanan diberikan “nilai” berupa menit kehidupan sehat yang bisa bertambah atau justru berkurang. Hasilnya, hot dog termasuk dalam kategori makanan yang memberi dampak negatif cukup besar, demikian seperti dilansir Times of India.
Bukan Sekadar Daging, Tapi Kombinasi Kandungan
Penting untuk dipahami, penelitian ini tidak menyatakan bahwa makan satu hot dog akan langsung berdampak fatal. Para peneliti hanya membuat semacam indeks atau skor nutrisi untuk melihat efek jangka panjang dari pola makan.
Saat dianalisis, satu porsi hot dog berbahan daging sapi—sekitar 61 gram daging olahan—dikaitkan dengan pengurangan sekitar 27 menit kehidupan sehat. Namun angka tersebut meningkat menjadi 36 menit setelah memperhitungkan faktor lain seperti kadar natrium (garam), lemak trans, dan bahan pengawet.
Artinya, bukan hanya daging olahannya yang berperan, tetapi juga keseluruhan komposisi makanan tersebut. Kandungan garam tinggi, bahan tambahan, hingga lemak yang tidak sehat berkontribusi pada beban yang harus diproses tubuh. Jika dikonsumsi secara rutin, efek kumulatifnya bisa berdampak pada kesehatan dalam jangka panjang.
Ada Juga Makanan yang “Menambah Waktu Sehat”
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Menariknya, studi ini tidak hanya menyoroti makanan yang berdampak buruk, tetapi juga yang memberikan manfaat. Beberapa makanan justru dikaitkan dengan penambahan menit kehidupan sehat.
Misalnya, sandwich selai kacang dan jeli (PB&J) tercatat dapat menambah sekitar 33 menit. Satu porsi kacang-kacangan memberikan tambahan sekitar 26 menit, sementara ikan salmon panggang sekitar 13,5 menit.
Halaman Selanjutnya
Meski angka tersebut terlihat kecil, dampaknya bisa menjadi signifikan jika diterapkan secara konsisten. Para peneliti menekankan bahwa kekuatan sebenarnya terletak pada perubahan kebiasaan kecil—seperti mengganti makanan olahan dengan pilihan yang lebih sehat.

2 weeks ago
10



























