Tak Ada Manusia yang Bisa Lakukan Ini Lebih Bayak di Piala Dunia 2026 Kecuali Messi

5 hours ago 1

Minggu, 12 Juli 2026 - 19:03 WIB

VIVA – Lionel Messi memang gagal mencetak gol saat membawa Argentina menyingkirkan Swiss pada perempat final Piala Dunia 2026. Namun, kapten Albiceleste itu tetap menjadi sorotan berkat torehan rekor baru yang semakin mengukuhkan statusnya sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang sejarah.

Argentina menang 3-1 atas Swiss melalui babak perpanjangan waktu dalam laga yang berlangsung di Kansas City, Sabtu, 11 Juli 2026. Messi membuka jalan kemenangan Tim Tango lewat umpan sepak pojok yang sukses dikonversi Alexis Mac Allister menjadi gol pada menit ke-10.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Assist tersebut ternyata memiliki makna istimewa. Itu menjadi assist ke-10 Messi sepanjang sejarah penampilannya di Piala Dunia, membuatnya resmi menjadi pemain dengan jumlah assist terbanyak dalam sejarah turnamen paling bergengsi tersebut.

Pencapaian itu membuat megabintang berusia 39 tahun tersebut melewati rekor legenda Jerman Barat, Fritz Walter, yang sebelumnya mengoleksi sembilan assist. Bahkan, Messi kini juga unggul atas legenda Argentina, Diego Maradona, yang mengemas delapan assist sejak data statistik modern mulai dicatat pada 1966.

Yang lebih menarik, seluruh 10 assist Messi di Piala Dunia diberikan kepada 10 rekan setim yang berbeda.

Meski gagal mencetak gol untuk pertama kalinya di Piala Dunia 2026, kontribusi Messi tetap luar biasa. Bintang Inter Miami itu masih menjadi pemain paling berbahaya di lapangan dengan menciptakan enam peluang, melepaskan empat tembakan, melakukan lima dribel sukses, serta menyumbang satu assist krusial.

Hingga babak perempat final, Messi sudah mengoleksi 10 kontribusi gol di Piala Dunia 2026, yakni delapan gol dan dua assist. Catatan tersebut membuatnya menjadi pemain kedua setelah Kylian Mbappé yang mampu mencatatkan minimal 10 kontribusi gol dalam dua edisi Piala Dunia secara beruntun.

Pelatih Argentina, Lionel Scaloni, pun kembali melontarkan pujian setinggi langit kepada sang kapten.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dia seperti mesin. Orang-orang mungkin berpikir di usia 39 tahun dia tidak akan mampu bersaing di level tertinggi. Tapi selama dia masih ingin menjadi yang terbaik, dia akan tetap menjadi yang terbaik," ujar Scaloni.

Kemenangan atas Swiss juga memastikan Argentina melaju ke semifinal Piala Dunia 2026. Tantangan berat sudah menanti, yakni duel klasik melawan Inggris yang akan berlangsung pada 15 Juli mendatang.

Halaman Selanjutnya

Top Assist Sepanjang Sejarah Piala Dunia (Data Modern)Lionel Messi (Argentina) – 10 assistDiego Maradona (Argentina) – 8 assistPierre Littbarski (Jerman Barat) – 7 assistGrzegorz Lato (Polandia) – 7 assistIvan Perisic (Kroasia) – 6 assistDavid Beckham (Inggris) – 6 assistPelé (Brasil) – 6 assistThomas Hässler (Jerman) – 6 assistBastian Schweinsteiger (Jerman) – 6 assistThomas Müller (Jerman) – 6 assist

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |