Jakarta, VIVA – Pemahaman konsumen mengenai cara menjaga performa mobil listrik secara optimal masih menjadi tantangan seiring meningkatnya popularitas kendaraan listrik di Indonesia. Sebab, sebagian besar pengguna mobil listrik masih berfokus pada kondisi baterai dan proses pengisian daya, sementara komponen penting lain seperti ban seringkali kurang mendapat perhatian.
Padahal, ban memiliki peran penting dalam menjaga efisiensi baterai, stabilitas kendaraan, hingga kenyamanan berkendara pada mobil listrik. Ketika kondisi ban mulai menurun atau tidak sesuai dengan karakteristik mobil listrik, performa mobil dapat ikut terdampak. Oleh karena itu, dikutip Kamis, 2 April 2026, PT Hankook Tire Sales Indonesia membagikan beberapa tanda yang dapat dirasakan pengemudi ketika mobil listrik mulai mengalami penurunan performa.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
1. Baterai Mobil Listrik Mendadak Cepat Boros
Mobil listrik biasanya mampu menempuh sekitar 300-350 km per sekali pengisian penuh1. Jika jarak tempuh mulai berkurang, hal ini bisa menandakan baterai bekerja lebih berat, terutama jika kendaraan membawa beban tambahan atau komponen seperti ban yang tidak optimal. Untuk menjaga jarak tempuh tetap maksimal, periksa tekanan ban, kondisi baterai, dan gaya berkendara agar konsumsi energi tetap efisien.
2. Suara Dengung dari Ban
Karakteristik mobil listrik yang relatif senyap membuat suara dari ban lebih mudah terdengar, terutama saat tekanan udara tidak tepat atau tapak mulai aus. Untuk menjaga kabin tetap nyaman, pilih ban yang memang dirancang khusus untuk mobil listrik dan lakukan perawatan rutin.
3. Pengereman dan Akselerasi Tidak Lagi Terasa Maksimal
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Pada pemakaian mobil listrik dalam jangka panjang, performa akselerasi dapat terasa tidak lagi maksimal, terutama ketika level baterai berada dalam kondisi rendah. Pada situasi ini, sistem manajemen baterai akan membatasi keluaran daya untuk melindungi sel baterai, sehingga respons kendaraan menjadi berkurang. Untuk menjaga performa tetap maksimal, lakukan pemeriksaan rutin pada baterai dan komponen utama kendaraan, serta sesuaikan kebiasaan berkendara agar kendaraan tetap responsif dan aman.
Penggunaan ban yang dirancang khusus untuk mobil listrik dapat membantu menjaga performa kendaraan tetap optimal. Karakteristik mobil listrik, seperti torsi instan dan bobot kendaraan yang lebih besar, membuat jenis kendaraan ini memerlukan ban dengan desain dan konstruksi yang berbeda, sehingga penggunaan ban konvensional umumnya kurang direkomendasikan.
Halaman Selanjutnya
“Seiring berakhirnya periode mudik Lebaran, aktivitas masyarakat di kota-kota besar kembali normal dan mobilitas harian meningkat. Dalam kondisi ini, mobil listrik menjadi pilihan mobilitas yang efisien untuk penggunaan sehari-hari di perkotaan. Untuk mendukung kebutuhan tersebut, kami memiliki produk iON GT dengan teknologi tapak i-Super Mileage yang dirancang untuk memperpanjang masa pakai ban sekaligus menjaga performa kendaraan tetap optimal," ungkap Apriyanto Yuwono, National Sales Manager PCR (Passenger Car Radial) PT. Hankook Tire Sales Indonesia.

10 hours ago
3











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3429214/original/050982400_1618458325-dan-dealmeida-4aM_QE-HRLw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523066/original/035189100_1772787502-andi_campak.jpeg)
