Tangan Kanan STY Kritik Kreativitas Timnas Indonesia, Diego Michiels: Siap Coach

2 weeks ago 7

Rabu, 8 April 2026 - 00:02 WIB

VIVA – Mantan penerjemah di Timnas Indonesia, Jeong Seok-seo atau Jeje, memberikan analisis terkait kekalahan Timnas Indonesia dari Bulgaria pada final FIFA Series 2026.

Dalam laga yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin 30 Maret 2026 itu, Timnas Indonesia kalah dengan skor tipis 1-0 dari tim tamu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gol semata wayang Bulgaria dicetak dari titik penalti oleh Marin Petkov pada menit ke-38, setelah Kevin Diks melanggar Zdravko Dimitrov di kotak terlarang.

Pemain Timnas Indonesia, Calvin Verdonk berduel dengan pemain Bulgaria di FIFA Series 2026

Melalui Instagram pribadinya Senin, 6 April 2026, tangan kanan eks pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong (STY) itu menyoroti masalah kreativitas lini tengah dan bukan semata kelemahan di lini depan sebagai penyebab kekalahan.

Jeje menilai kesulitan Indonesia menembus pertahanan Bulgaria bukan hanya soal striker, melainkan karena kebuntuan kreativitas permainan tengah. 

Ia juga menegaskan bahwa kesalahan tidak sepenuhnya bisa dibebankan kepada Kevin Diks atas gol penalti yang terjadi dalam pertandingan tersebut.

“Sulit tembus pertahanan Bulgaria bukan cuma soal striker, tapi juga soal kreativitas yang buntu. Soal kebobolan, jangan gampang salahin Kevin Diks. Ada skema yang gak jalan di lini tengah yang bikin bek kita kerja sendirian,” tulis Jeje.

Komentar tersebut sontak mendapat respons dari eks pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Diego Michiels.

Pemain yang kini membela Borneo FC itu merespons singkat melalui kolom komentar unggahan tersebut.

“Siap coach,” tulis Diego.

Sebelunya, Jeje sebelumnya juga mendapat balasan serupa dari striker Timnas Indonesia Ramadhan Sananta pada Selasa 31 Maret 2026 lalu.

Sananta merespons video Jeje di TikTok setelah dikritik terkait timing pergerakan saat menyambut umpan.

Dalam videonya, Jeje menilai Sananta kerap terlambat atau tidak tepat dalam menentukan waktu berlari. Ia menyebut seorang striker seharusnya mampu membaca momentum agar peluang bisa dimaksimalkan.

Kritik itu kemudian dibalas langsung oleh sang pemain melalui kolom komentar dengan nada sindiran. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Siap coach Jeje,” tulis Sananta. 

“Yang telat umpan siapa yang salahin timing larinya hadeh,” lanjutnya.

Bek Timnas Indonesia, Mees Hilgers

Terpopuler: Antonio Conte Latih Timnas Italia, Mees Hilgers Gabung PSV Eindhoven

Sejumlah artikel VIVA Bola masuk dalam deretan terpopuler sepanjang Selasa, 7 April 2026. Salah satunya terkait kesiapan Antonio Conte kembali ke Timnas Italia.

img_title

VIVA.co.id

8 April 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |