Tiga Petugas PPSU yang Palsukan Laporan di JAKI Pakai AI Dapat SP1, Pramono: Ini Kesempatan Terakhir Mereka

1 week ago 6

Rabu, 15 April 2026 - 13:51 WIB

Jakarta, VIVA – Tiga petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) yang memalsukan laporan di JAKI mendapat Surat Peringatan 1 (SP1).

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut dirinya sudah menemui tiga orang tersebut saat acara Town Hall Meeting.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pramono mengingatkan kepada mereka bahwa teguran itu merupakan kesempatan terakhir mereka untuk memperbaiki kinerjanya.

“Jadi ada tiga orang yang sudah mendapatkan SP1 dan tadi secara pribadi tiga-tiganya saya temuin,” kata Pramono di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Rabu 15 April 2026.

“Dan saya sampaikan ini adalah kesempatan terakhir bagi mereka kalau memang masih ingin bekerja di DKI Jakarta,” lanjutnya.

Pramono meminta kepada mereka dan seluruh petugas PPSU yang lain agar tidak mengulang kejadian tersebut. Pemprov Jakarta secara tegas akan memberikan surat pemecatan apabila kejadian itu terulang lagi.

“Kalau sampai diulang kembali, pasti kami mengambil tindakan yang lebih tegas,” tutur Pramono.

Diketahui, acara Town Hall Meeting ini dihadiri oleh petugas PPSU, lurah, camat, wali kota, dan pejabat terkait lainnya.

Agenda ini dilaksanakan usai adanya laporan warga pada aplikasi JAKI yang direspons dengan foto editan artificial intelligence (AI).

“Acara ini diadakan semata-mata memang untuk memperbaiki kinerja PPSU yang ada di Jakarta,” kata Pramono.

Dia menegaskan kasus petugas PPSU yang mengedit foto AI di JAKI sangat mencoreng wajah Jakarta. Pramono mengingatkan agar kasus tersebut tidak terulang lagi ke depannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Walaupun setelah kami dalami berbagai persoalan, termasuk yang di Kalisari, memang itu betul-betul mencoreng wajah Jakarta. Dan kami, saya sebagai Gubernur, tidak mau itu terulang kembali, sehingga tidak ada ruang untuk itu bisa diulang kembali,” tegasnya. 

tvOnenews/Syifa Aulia

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Wibi Andrino

Pramono Beri Izin Parpol Beli Naming Rights Halte Transjakarta, NasDem Incar Gondangdia

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan mengizinkan partai politik (parpol) membeli hak penamaan atau naming rights pada halte transjakarta milik Pemprov.

img_title

VIVA.co.id

15 April 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |