TNI Bantah Terlibat Penembakan Anak di Kampung Jigiunggi Papua

5 days ago 3

Senin, 20 April 2026 - 20:36 WIB

VIVA – Koops TNI Habema menegaskan personel TNI tidak terlibat dalam peristiwa tewasnya seorang anak karena luka tembak di Kampung Jigiunggi, Papua. Pernyataan tersebut menampik kabar bahwa seorang anak menjadi korban akibat kontak senjata yang terjadi antara TNI dengan Organisasi Papua Merdeka (OPM).

"Tidak ada aktivitas prajurit TNI Kampung Jigiunggi, saat peristiwa penembakan terhadap anak tersebut," kata Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf Wirya Arthadiguna dalam siaran pers resmi Koops Habema yang diterima, Senin, 20 April 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Wirya, terjadi dua peristiwa penembakan yang berbeda di hari yang sama yakni Selasa, 14 April 2026.  "Pertama terjadi pada 14 April 2026 di Kampung Kembru, Papua, di mana berdasarkan laporan masyarakat terdapat keberadaan kelompok bersenjata OPM di wilayah tersebut," ujar Wirya

Wirya melanjutkan, aparat pun langsung mendatangi lokasi tersebut untuk melakukan pemeriksaan. Saat aparat datang ke lokasi, aparat menerima serangan tembakan dari kelompok OPM. Alhasil baku tembak pun terjadi.

Tercatat ada empat anggota OPM yang gugur dalam baku tembak tersebut. Setelah itu, aparat menyita beberapa barang bukti milik para pelaku penembakan.

"Aparat mengamankan sejumlah barang bukti yang mengindikasikan aktivitas kelompok bersenjata, antara lain dua pucuk senjata rakitan, satu pucuk senapan angin, munisi kaliber 5,56 mm dan 7,62 mm, satu selongsong peluru, busur dan anak panah, serta berbagai senjata tajam seperti parang, kapak, pedang, dan pisau," ungkapnya

Di hari yang sama, aparat TNI menerima laporan dari kepala kampung Venius Walia yang mengatakan satu warganya yang masih anak-anak tewas karena terkena tembakan.

"TNI segera melakukan pengecekan dan memastikan adanya korban tersebut. Namun demikian, hingga saat ini masih dilakukan pendalaman dan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kejadian," kata dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan demikian, Wira menegaskan bahwa peristiwa penembakan itu tidak melibatkan anggota TNI. Wirya memastikan proses pemeriksaan temuan tersebut akan dilakukan secara transparan demi tegaknya keadilan.

"TNI berkomitmen untuk bertindak profesional, transparan, dan akuntabel dalam setiap pelaksanaan tugas," ujarnya. 

Ilustrasi selingkuh.

Heboh Oknum TNI Diduga Selingkuh dengan Bhayangkari di Kendari, Denpom Turun Tangan

Dugaan perselingkuhan yang menyeret oknum prajurit TNI dengan seorang Bhayangkari di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, berbuntut panjang. TNI AD pun angkat bicara.

img_title

VIVA.co.id

20 April 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |