VIVA – Pemain berdarah Indonesia, Jayden Oosterwolde, kembali menjadi sorotan setelah dikaitkan dengan peluang dinaturalisasi oleh Timnas Turki.
Spekulasi tersebut mencuat setelah Oosterwolde mengunggah foto dirinya mengenakan kaus latihan Timnas Turki di Instagram.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Media Turki, Turkiye Gazetesi, melaporkan bahwa unggahan tersebut langsung memicu berbagai reaksi dari publik hingga memunculkan kemungkinan pemain berusia 22 tahun itu akan membela Turki di level internasional.
Penampilan Oosterwolde bersama Fenerbahce musim ini memang cukup konsisten. Ia dinilai sebagai salah satu bek muda potensial di Liga Turki dan dianggap memiliki kualitas untuk tampil di level tim nasional. Hal ini membuat wacana naturalisasi semakin menguat di kalangan penggemar sepak bola Turki.
Meski demikian, peluang tersebut masih bergantung pada regulasi FIFA. Seorang pemain yang ingin berganti asosiasi melalui naturalisasi harus memenuhi syarat, salah satunya tinggal dan berkarier secara profesional di negara tujuan selama minimal lima tahun berturut-turut.
Oosterwolde sendiri baru bergabung dengan Fenerbahçe pada awal 2023. Dengan demikian, ia masih membutuhkan waktu beberapa tahun lagi untuk memenuhi ketentuan tersebut jika ingin membela Timnas Turki secara resmi.
Di sisi lain, pemain yang pernah membela tim junior Belanda ini belum memiliki caps di level senior. Kondisi tersebut membuatnya masih memiliki opsi untuk memilih negara lain, termasuk Belanda, Suriname, maupun Indonesia.
Namun, dalam beberapa kesempatan sebelumnya, Oosterwolde menegaskan bahwa ia masih menunggu peluang untuk mendapatkan panggilan dari Timnas Belanda.
“Mereka (PSSI) bertanya padauk, tapi aku tetap menundanya. Saya tidak pernah mengatakan tidak,” ujar Oosterwolde, dikutip VIVA.co.id dari ESPN.
Bagi pemain 23 tahun itu, memperkuat Timnas Belanda merupakan mimpi utama. Dia sudah menyiapkan beberapa strategi untuk mencapai mimpi besar tersebut.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Itu mimpi saya (membela Timnas Belanda). Untuk mencapainya saya tidak terburu-buru. Saya harus melakukan beberapa gerakan. Jika waktunya tepat, saya akan berada di sana,” kata dia.
Pernyataan ini menunjukkan bahwa keputusan terkait masa depan internasionalnya belum sepenuhnya final.
Ricky Kambuaya Jadi Korban Rasisme Usai Laga Dewa United vs Persib Bandung
Pemain Dewa United, Ricky Kambuaya, menjadi korban serangan rasisme di media sosial usai laga melawan Persib Bandung pada pekan ke-28 Super League 2025/2026 di Banten Int
VIVA.co.id
21 April 2026

4 days ago
8



























