loading...
Traveloka menawarkan berbagai kemudahan perencanaan perjalanan mudik dan libur Lebaran 2026. FOTO/dok.SindoNews
JAKARTA - Traveloka menawarkan berbagai kemudahan perencanaan perjalanan mudik dan libur Lebaran 2026 seiring meningkatnya mobilitas masyarakat dan perubahan preferensi berwisata yang semakin mengarah pada perjalanan santai dan berdurasi lebih panjang. Momentum Lebaran tidak hanya dimanfaatkan untuk pulang kampung dan bersilaturahmi, tetapi juga untuk berlibur bersama keluarga di destinasi terdekat.
Tren tersebut sejalan dengan meningkatnya minat terhadap konsep slow travel, di mana pelaku perjalanan memilih tinggal lebih lama di satu destinasi, menikmati kuliner lokal, menjelajahi area sekitar, serta menghabiskan waktu bersama keluarga tanpa jadwal yang padat. Kondisi ini turut mendorong permintaan terhadap layanan transportasi, akomodasi, dan aktivitas wisata yang terencana sejak jauh hari.
"Melalui berbagai fitur dan promo yang kami hadirkan, Traveloka ingin membantu masyarakat merencanakan mudik dan liburan Lebaran dengan lebih fleksibel, nyaman, dan terjangkau, terutama di tengah tingginya permintaan perjalanan pada periode ini," demikian pernyataan Traveloka dalam keterangan resminya dikutip Sabtu (24/1/2026).
Baca Juga: Traveloka Bidik Momen Akhir Tahun dengan Beragam Promo Wisata
Dari sisi bisnis, Traveloka menilai perencanaan perjalanan lebih awal menjadi kunci untuk menjaga efisiensi biaya sekaligus memastikan ketersediaan layanan. Selama periode Traveloka Ramadan Sale 2026 yang berlangsung pada 20 Januari hingga 10 Februari 2026, perusahaan menawarkan berbagai promo transportasi, termasuk tiket kereta api dengan diskon hingga 90 persen serta tiket bus dan travel dengan harga khusus Rp50.000. Pemesanan perjalanan darat tertentu bahkan sudah dapat dilakukan hingga 60 hari sebelum Lebaran.
Selain transportasi, kebutuhan akomodasi juga menjadi pendorong utama aktivitas ekonomi selama musim mudik. Traveloka mendorong masyarakat memilih penginapan dengan fasilitas ramah keluarga, seperti kolam renang, restoran, dan area bermain anak, yang dinilai mampu meningkatkan kenyamanan sekaligus memperpanjang durasi tinggal, sehingga berdampak positif bagi sektor perhotelan daerah.




































