Rabu, 8 April 2026 - 10:44 WIB
VIVA – Presiden AS Donald Trump ngamuk dengan laporan CNN International pada Selasa, 7 April 2026, yang mengatakan bahwa Trump menerima 10 tuntutan Iran dari Dewan Keamanan Nasional Tertinggi yang mengatakan bahwa mereka telah mencapai "kemenangan besar" karena memaksa AS untuk menerima rencana 10 poinnya.
Dalam tanggapan yang penuh amarah, Trump menyebut pemberitaan CNN sebagai "PENIPUAN" dan menuntut pencabutannya, serta mengatakan "pihak berwenang sedang berupaya menentukan apakah telah terjadi kejahatan atau tidak"—meskipun jaringan tersebut hanya menyampaikan pernyataan resmi Iran.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Pernyataan yang diduga dikeluarkan oleh CNN World News adalah PENIPUAN, seperti yang CNN ketahui. Pernyataan palsu tersebut dikaitkan dengan situs Berita Palsu (dari Nigeria) dan, tentu saja, segera diambil oleh CNN, dan disiarkan sebagai berita utama yang 'sah'," tulis Trump di Truth Social, Rabu, 8 April 2026.
Trump mengatakan pihak berwenang sedang berupaya menentukan apakah ada kejahatan telah dilakukan dalam penerbitan pernyataan palsu CNN World, mencatat pertanyaan, "atau apakah itu ulah pemain jahat yang sakit jiwa?"
"CNN diperintahkan untuk segera menarik Pernyataan ini dengan permintaan maaf penuh atas 'pelaporan' mereka yang, seperti biasa, buruk. Hasil investigasi akan diumumkan dalam waktu dekat," tegasnya
Merespons Trump, juru bicara CNN mengatakan bahwa pihaknya hanya mengutip pejabat Iran di beberapa pemerintah Iran.
"Pernyataan yang dimaksud diperoleh CNN dari pejabat Iran dan dilaporkan di beberapa media pemerintah Iran. Kami menerima pernyataan tersebut dari juru bicara resmi Iran tertentu yang kami kenal."
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Pejabat tersebut mengklaim Iran telah meraih "kemenangan besar" dan "memaksa" AS untuk menerima rencana 10 poin mereka, yang mencakup pencabutan sanksi dan penarikan pasukan AS dari negara tersebut, sebuah pernyataan yang menurut Trump adalah "kecurangan."
Sebelumnya, Iran mengumumkan kemenangan dengan menyebutkan "kekalahan bersejarah dan telak" bagi Amerika Serikat dan rezim Israel setelah 40 hari perang, setelah AS mengumumkan terpaksa menerima proposal 10 poin dari Iran yang mencakup gencatan senjata permanen, pencabutan semua sanksi, dan penarikan pasukan tempur AS dari kawasan tersebut.
Halaman Selanjutnya
Dilansir Press TV Iran, Rabu, 8 April 2026, dalam pernyataan yang ditujukan kepada "bangsa Iran yang mulia, agung, dan heroik," Dewan Keamanan Nasional Tertinggi mengatakan bahwa musuh telah menderita kekalahan yang tak terbantahkan dan sekarang "tidak melihat jalan keluar selain tunduk pada kehendak bangsa Iran yang agung dan Poros Perlawanan yang terhormat."

2 weeks ago
13



























