Trump Ramal AS Caplok Greenland pada 2029: Bertaruhlah!

18 hours ago 4

loading...

Presiden Donald Trump meramalkan AS akan menguasai Greenland pada tahun 2029. Foto/NASA

WASHINGTON - Presiden Donald Trump telah meramalkan bahwa Amerika Serikat (AS) akan menguasai Greenland pada tahun 2029 atau bahkan sebelum masa jabatannya berakhir pada tahun tersebut. Ini menjadi penegasan atas ambisinya untuk mencaplok pulau terbesar di dunia tersebut dari Denmark.

Pernyataan itu disampaikan dalam wawancara telepon pada Jumat pekan lalu dengan pembawa acara Real America's Voice, Steve Gruber.

Baca Juga: PM Denmark: Trump Masih Ngotot Ingin Caplok Greenland

“Saya memprediksi dalam program ini bahwa sebelum Anda meninggalkan jabatan, Greenland akan berada di bawah kendali operasional kami,” kata Gruber. “Ini masih sangat penting dalam mempertahankan Belahan Barat.”

Trump merespons dengan menyampaikan ramalan serupa. “Mereka ingin melakukan sesuatu yang sangat penting. Greenland penting dari sudut pandang kami, bukan dari sudut pandang mereka. Anda seharusnya bertaruh," seperti dikutip dari Newsweek, Senin (3/8/2026).

Pemerintahan Trump membingkai upaya penguasaan Greenland melalui lensa keamanan nasional, berdalih meningkatnya persaingan strategis dengan Rusia dan China di Arktik. Sebagai pulau terbesar di dunia, Greenland menempati koridor geografis vital antara Amerika Utara dan Eropa.

Amerika Serikat telah mempertahankan kehadiran militer strategis di pulau itu melalui Pangkalan Luar Angkasa Pituffik, yang mendukung operasi peringatan rudal dan pengawasan ruang angkasa yang penting. Wilayah ini juga memiliki cadangan besar mineral langka dan mineral penting yang sangat dibutuhkan untuk teknologi modern dan rantai pasokan pertahanan.

Ditentang Greenland dan Denmark

Para pemimpin dan penduduk Greenland dengan tegas menolak klaim pemerintahan Trump, menekankan hak pulau itu untuk menentukan nasib sendiri berdasarkan hukum internasional.

Orla Joelsen, seorang penduduk Greenland yang telah berbicara secara terbuka tentang kedaulatan pulau itu dan hubungannya dengan AS, menolak ramalan Trump. "Itu tidak akan terjadi. Titik," tulisnya di X, dengan membubuhkan hastag #StandwithGreenland.

Perdana Menteri Greenland Jens-Frederik Nielsen telah lama mengkritik retorika Trump, menyatakan pada Januari bahwa pulau itu tidak untuk dijual.

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |