Tumbuh 23 Persen, MPMX Bukukan Laba Bersih Konsolidasian Rp 336 Miliar di Semester I-2026

5 days ago 3

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:02 WIB

Jakarta, VIVA – PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) melaporkan pendapatan bersih sebesar Rp 7,7 triliun pada semester I-2026, atau turun 1 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Grup CFO MPMX, Beatrice Kartika mengatakan, di tengah dinamika pasar, MPMX berhasil meningkatkan kualitas profitabilitas melalui pengeloaan biaya yang disiplin dan optimalisasi bauran bisnis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini tercermin dari peningkatan laba kotor sebesar 6 persen (yoy) menjadi Rp 691 miliar, dan laba usaha yang tumbuh sebesar 25 persen (yoy) menjadi Rp 366 miliar.

"Serta kenaikan laba bersih konsolidasian sebesar 23 persen (yoy) menjadi Rp 336 miliar," kata Beatrice dalam keterangannya, Jumat, 31 Juli 2026.

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX)

Sejalan dengan itu, margin laba kotor meningkat menjadi 9,0 persen, margin laba usaha turut naik menjadi 4,7 persen, dan margin laba bersih menjadi 4,4 persen lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Secara segmentasi, kinerja perseroan menunjukkan dinamika yang beragam, dengan fokus pada penguatan kualitas pendapatan dan efisiensi. Segmen Distribusi & Ritel membukukan kinerja yang relatif stabil pada semester I-2026, didukung oleh pertumbuhan pada bisnis ritel dan layanan purna jual yang membantu mengimbangi perlambatan penjualan sepeda motor pada bisnis distribusi.

Pada bisnis distribusi, pendapatan penjualan sepeda motor MPMulia menurun 3 persen (yoy) menjadi Rp 6 triliun, sementara pendapatan dari layanan purna jual meningkat 9 persen (yoy) menjadi Rp 751 miliar.

Di sisi lain, bisnis ritel juga mencatatkan pertumbuhan dengan pendapatan penjualan sepeda motor meningkat 6 persen (yoy) menjadi Rp 1,7 triliun, serta pendapatan layanan purna jual yang juga tumbuh di atas 9 persen (yoy) menjadi Rp 51 miliar. 

Secara keseluruhan, Beatrice mengatakan bahwa pendapatan bersih segmen tetap terjaga di level Rp 7,3 triliun, atau hanya turun tipis 0,4 persen (yoy). Di tengah pendapatan yang relatif stabil, laba kotor meningkat 6 persen (yoy) menjadi Rp 616 miliar, sementara margin laba kotor naik menjadi 8,5 persen dari 7,9 persen pada periode yang sama tahun sebelumnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Peningkatan ini mencerminkan komposisi pendapatan yang semakin optimal serta perbaikan tingkat profitabilitas," ujarnya.

Pada segmen bisnis asuransi, MPMInsurance membukukan pendapatan asuransi sebesar Rp 434 miliar, atau menurun 10 persen (yoy). Hal itu utamanya dipengaruhi oleh penurunan kontribusi dari lini bisnis asuransi kendaraan bermotor dan bisnis lainnya. Sementara itu, pendapatan dari lini asuransi properti relatif stabil di Rp 190 miliar.

Halaman Selanjutnya

Di tengah penurunan pendapatan, biaya jasa asuransi berhasil ditekan 13 persen (yoy) menjadi Rp 357 miliar. Hal ini mendorong peningkatan hasil jasa asuransi sebesar 4 persen (yoy) menjadi Rp 77 miliar yang mencerminkan pengelolaan underwriting yang tetap terjaga.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |