Utusan Iran di PBB Kecam Blokade AS Sebut Pelanggaran Serius Kedaulatan

1 week ago 11

Selasa, 14 April 2026 - 14:10 WIB

VIVA –Utusan Iran untuk PBB, Amir Saeid Iravani, dengan tegas mengecam pemberlakuan blokade laut oleh Amerika Serikat terhadap pelabuhan Iran sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap kedaulatan dan integritas teritorial Iran. Ia menyebut tindakan tersebut sebagai tindakan agresi ilegal yang mengancam perdamaian dan keamanan regional maupun internasional.

Dalam surat resmi yang dikirim pada hari Senin kepada Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, serta Presiden Dewan Keamanan, Iravani dengan keras mengutuk langkah provokatif terbaru Washington, yang diumumkan secara publik oleh Komando Pusat AS (CENTCOM) pada 12 April.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pemberlakuan blokade laut merupakan pelanggaran serius terhadap kedaulatan dan integritas teritorial Republik Islam Iran,” tulis Iravani dikutip dari laman presstv.ir, Selasa 14 April 2026.

Dalam surat itu, Iravani menegaskan bahwa tindakan AS tersebut merupakan pelanggaran jelas terhadap Pasal 2 ayat 4 Piagam PBB, yang melarang ancaman atau penggunaan kekuatan, serta menjadi contoh nyata agresi menurut hukum internasional.

Dia menambahkan bahwa blokade ilegal tersebut juga secara serius melanggar prinsip-prinsip dasar hukum laut internasional.

“Dengan berupaya mencegah lalu lintas maritim menuju dan dari pelabuhan Iran, Amerika Serikat secara ilegal mencampuri pelaksanaan hak-hak kedaulatan Republik Islam Iran serta melanggar hak negara ketiga dan perdagangan maritim yang sah sesuai hukum internasional,” demikian isi surat tersebut.

Iravani menegaskan bahwa Iran dengan tegas dan sekuat mungkin menolak serta mengutuk tindakan ilegal Amerika Serikat.

Ia juga menegaskan bahwa Teheran memiliki hak yang melekat, dalam kerangka hukum internasional, untuk mengambil semua langkah yang diperlukan dan proporsional guna melindungi kedaulatan, integritas teritorial, dan kepentingan nasionalnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Utusan Iran tersebut menyatakan Washington bertanggung jawab penuh, dengan mengatakan bahwa Amerika Serikat memikul tanggung jawab penuh atas tindakan yang melanggar hukum internasional ini beserta seluruh konsekuensinya, termasuk dampaknya terhadap perdamaian dan keamanan regional maupun global.

Menyoroti eskalasi berbahaya di kawasan yang sudah tidak stabil, Iravani mendesak Sekretaris Jenderal PBB dan Dewan Keamanan untuk menjalankan tanggung jawab mereka sesuai Piagam dengan mengutuk secara tegas blokade AS, mengambil langkah segera dan efektif untuk menghentikan eskalasi lebih lanjut, serta memaksa Washington segera menghentikan tindakan ilegalnya terhadap Iran.

Halaman Selanjutnya

“Mengingat tindakan ilegal tersebut merupakan ancaman serius terhadap perdamaian dan keamanan internasional serta jelas meningkatkan risiko eskalasi di kawasan yang sudah sangat tidak stabil, Republik Islam Iran menyerukan kepada Sekretaris Jenderal dan Dewan Keamanan… untuk mewajibkan Amerika Serikat segera menghentikan tindakan melanggar hukum internasional terhadap Republik Islam Iran,” tulisnya.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |