Rabu, 1 April 2026 - 18:08 WIB
VIVA – Warga negara Iran tidak diizinkan masuk atau transit melalui Uni Emirat Arab, menurut situs web maskapai penerbangan Emirates yang berbasis di Dubai dalam pernyataannya, Rabu, 1 April 2026.
Pembatasan ini yang berlaku segera, juga diumumkan oleh dua maskapai penerbangan utama UEA lainnya — maskapai penerbangan berbiaya rendah Flydubai dan maskapai penerbangan jarak jauh Etihad Airways — menandai perubahan kebijakan terkoordinasi oleh maskapai penerbangan utama negara tersebut.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Pemberitahuan Flydubai secara eksplisit menyatakan bahwa larangan tersebut berlaku untuk semua pemegang paspor Iran, termasuk mereka yang memegang visa residensi UEA, visa turis, atau visa kunjungan yang sah. Namun, ada pengecualian penting: warga negara Iran dengan "Visa Emas" UEA (izin residensi 10 tahun) masih diizinkan untuk masuk dan transit di negara tersebut.
Pengecualian tambahan yang tercantum oleh Emirates dan maskapai penerbangan lainnya termasuk pasangan warga negara UEA, anak-anak dari ibu Emirat, dan profesional tertentu seperti dokter, insinyur, investor, atlet, eksekutif bank, profesional senior, dan pedagang.
Langkah ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran dan negara-negara Teluk setelah serangan Iran baru-baru ini terhadap infrastruktur Teluk Arab dan konflik regional yang lebih luas.
Sejauh ini belum ada penjelasan resmi atau pernyataan pemerintah yang dikeluarkan oleh otoritas UEA, tetapi pembatasan tersebut muncul di halaman informasi visa dan paspor maskapai penerbangan.
Kebijakan ini memengaruhi warga negara Iran baik di dalam maupun di luar UEA. Mereka yang saat ini berada di luar negeri — termasuk penduduk jangka panjang — ditolak masuk kembali, menurut beberapa laporan dan keterangan dari para pelancong.
Pembatasan ini telah memicu kekhawatiran di kalangan komunitas ekspatriat Iran di UEA, yang memiliki hubungan bisnis dan keluarga yang erat dengan negara tersebut.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Ini adalah langkah terbaru dalam serangkaian tindakan terkait keamanan oleh negara-negara Teluk sebagai respons terhadap krisis yang sedang berlangsung. Laporan sebelumnya telah menyoroti pembatalan visa dan kesulitan perjalanan bagi beberapa penduduk Iran.
Emirates belum memberikan komentar publik selain pemberitahuan di situs web mereka. Maskapai ini terus beroperasi dengan jadwal yang dikurangi karena situasi regional, seperti yang dinyatakan di halaman pembaruan perjalanan terpisah mereka.
Halaman Selanjutnya
Para pelancong pemegang paspor Iran disarankan untuk memeriksa persyaratan terbaru langsung di situs web maskapai penerbangan atau menghubungi kedutaan mereka sebelum melakukan perjalanan yang direncanakan yang melibatkan UEA. Kebijakan ini tetap berlaku hingga pemberitahuan lebih lanjut. (MEO)

3 weeks ago
16



























