4 Pelatih yang Cocok Gantikan Mauricio Souza di Persija, Ada Shin Tae-yong

2 weeks ago 5

Kamis, 28 Mei 2026 - 00:00 WIB

VIVA – Persija Jakarta resmi berpisah dengan Mauricio Souza setelah berakhirnya Super League 2025/2026. Kini, manajemen Macan Kemayoran mulai dihadapkan pada tugas besar mencari sosok pelatih baru demi memenuhi target juara musim depan.

Keputusan tidak memperpanjang kontrak Mauricio Souza diambil karena target utama klub gagal tercapai. Meski demikian, pelatih asal Brasil tersebut sebenarnya mampu membawa Persija finis kompetitif dengan koleksi 71 poin hasil 22 kemenangan, lima imbang, dan tujuh kekalahan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan kompetisi musim depan yang diprediksi lebih ketat, Persija disebut harus bergerak cepat menentukan pengganti Mauricio Souza. Berikut empat nama pelatih yang dinilai cocok mengisi kursi pelatih Macan Kemayoran.

1. Shin Tae-yong

Eks Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong

Nama Shin Tae-yong menjadi kandidat yang paling menyita perhatian publik. Mantan pelatih Timnas Indonesia itu masih memiliki popularitas besar di sepak bola nasional setelah mencatat sejumlah pencapaian penting bersama skuad Garuda.

Shin Tae-yong dikenal sebagai pelatih yang disiplin dan berani memberi kesempatan kepada pemain muda. Karakter tersebut dinilai cocok dengan proyek jangka panjang Persija yang memiliki banyak pemain potensial.

Situasi Shin Tae-yong juga tengah menjadi sorotan setelah sempat melatih klub Korea Selatan, Ulsan HD, pada Agustus 2025 sebelum akhirnya diberhentikan pada Oktober 2025 akibat hasil kurang memuaskan.

Jika Persija serius mendatangkannya, STY bisa menjadi proyek ambisius yang menghadirkan perhatian besar bagi Liga Indonesia. Namun, tantangan terbesar tentu berada pada nilai kontrak dan kebutuhan teknis yang biasanya cukup tinggi.

2. Thomas Doll

Manajer Persija Jakarta, Thomas Doll

Thomas Doll menjadi opsi realistis karena sudah memahami kultur Persija dan atmosfer sepak bola Indonesia. Pelatih asal Jerman tersebut sebelumnya pernah menangani Macan Kemayoran sebelum berpisah pada Juni 2024.

Selama melatih Persija, Thomas Doll dikenal mampu membangun identitas permainan yang lebih agresif dan terstruktur. Ia juga dinilai cukup memahami tekanan besar dari suporter Jakmania.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keuntungan terbesar jika Persija kembali menunjuk Thomas Doll adalah faktor adaptasi yang tidak membutuhkan waktu lama. Ia sudah mengenal karakter pemain maupun dinamika internal klub.

Meski begitu, manajemen tetap harus memastikan persoalan yang menyebabkan perpisahan sebelumnya tidak kembali menjadi hambatan jika kerja sama dibangun ulang.

Halaman Selanjutnya

3. Luis Milla

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |