5 Keputusan VAR Paling Kontroversial di Piala Dunia 2026, Iran jadi Korban Kena Offside 1 Milimeter

2 weeks ago 5

Selasa, 30 Juni 2026 - 00:02 WIB

VIVA – Video Assistant Referee (VAR) kembali menjadi sorotan sepanjang fase penyisihan grup Piala Dunia 2026. Teknologi yang sejatinya hadir untuk membantu wasit mengambil keputusan justru kembali memantik perdebatan di berbagai pertandingan.

Salah satu insiden yang paling menyita perhatian dialami Timnas Iran. Gol Shoja Khalilzadeh pada masa injury time yang sempat membangkitkan harapan lolos ke babak 32 besar akhirnya dianulir setelah pemeriksaan VAR. Keputusan offside yang hanya terpaut hitungan milimeter membuat mimpi Iran melangkah ke fase gugur seketika sirna.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun Iran bukan satu-satunya tim yang merasa dirugikan. Sepanjang babak penyisihan grup, sedikitnya ada lima keputusan VAR yang memancing kontroversi dan dinilai memengaruhi jalannya pertandingan.

1. Iran Gagal ke Babak 32 Besar karena Offside 1 Milimeter

Kontroversi terbesar terjadi saat Iran menghadapi Mesir dalam laga terakhir Grup G yang berakhir imbang 1-1. Pada menit ketiga masa injury time, Shoja Khalilzadeh berhasil menyambar bola di depan gawang dan membawa para pemain serta suporter Iran berpesta. Gol tersebut diyakini akan menjadi penentu kelolosan mereka ke babak 32 besar.

Namun, kegembiraan Iran hanya berlangsung sesaat. VAR meminta wasit meninjau ulang proses terjadinya gol sebelum akhirnya memutuskan Shoja Khalilzadeh berada dalam posisi offside. Berdasarkan tayangan ulang. Media Al Jazeera melaporkan margin offside tersebut hanya sekitar 1 milimeter, membuat gol yang sempat membawa Iran ke babak 32 besar akhirnya dianulir.

Keputusan tersebut membuat skor tetap 1-1 dan mengakhiri harapan Iran untuk menembus fase gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya.

2. Kolombia Kehilangan Kemenangan karena Offside Tipis

Drama serupa dialami Kolombia saat menghadapi Portugal di Miami.

Davinson Sanchez sempat mengira dirinya menjadi pahlawan setelah menyundul umpan Juan Quintero ke gawang pada menit-menit akhir pertandingan.

Namun sebelum selebrasi dimulai, hakim garis lebih dulu mengangkat bendera tanda offside. Pemeriksaan ulang memperlihatkan Sanchez berada dalam posisi offside hanya karena ujung sepatunya melewati garis pertahanan Portugal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gol pun dianulir dan Kolombia gagal mengamankan kemenangan yang sebenarnya sudah di depan mata.

3. Ghana Gagal Dapat Penalti saat Hadapi Inggris

Halaman Selanjutnya

Pertandingan tanpa gol antara Inggris dan Ghana juga meninggalkan kontroversi.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |