VIVA – Malam lailatul qadar diyakini hadir pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan, terutama pada malam-malam ganjil seperti malam ke-21, 23, 25, 27, dan 29. Keterangan ini didasarkan pada hadits Rasulullah SAW yang menyebut lailatul qadar berada di penghujung Ramadan, sehingga umat Muslim dianjurkan memperbanyak ibadah pada periode tersebut.
Meski banyak dicari, tidak ada seorang pun yang mengetahui secara pasti kapan lailatul qadar datang. Karena itu, para ulama menganjurkan umat Islam untuk menghidupkan sepuluh malam terakhir Ramadan dengan salat, membaca Al-Qur'an, zikir, istighfar, dan doa agar berpeluang meraih malam yang lebih baik dari seribu bulan itu.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dalam sejumlah penjelasan ulama, ada beberapa tanda yang kerap dikaitkan dengan orang yang mendapatkan lailatul qadar. Berikut lima di antaranya.
1. Bertambahnya kebaikan dalam diri
Bulan Purnama Super atau Supermoon.
Photo :
- VIVAnews/Nurcholis Anhari Lubis
Salah satu tanda yang disebut adalah bertambahnya kebaikan secara menyeluruh, baik dalam ucapan, sikap, maupun perbuatan. Orang yang meraih lailatul qadar disebut terdorong untuk menjadi pribadi yang lebih baik, lebih ikhlas, dan lebih menjaga amanah.
Perubahan itu digambarkan sebagai perpindahan dari lalai menjadi ingat, dari ragu menjadi yakin, dan dari kelemahan menuju keteguhan dalam menjalani kehidupan.
2. Merasakan ketenangan
Tanda berikutnya adalah hadirnya rasa tenang dan damai. Penjelasan ini merujuk pada Surah Al-Qadr yang menyebut malam itu penuh kesejahteraan hingga terbit fajar.
Ketenangan tersebut dipahami tidak hanya dirasakan pada malam itu saja, tetapi juga dapat berlanjut hingga keesokan harinya. Karena itu, lailatul qadar kerap dikaitkan dengan suasana hati yang lebih tenteram.
3. Ketakwaan kepada Allah SWT meningkat
Orang yang mendapatkan lailatul qadar juga disebut mengalami peningkatan ketakwaan. Hal ini terlihat dari semakin kuatnya ketundukan kepada Allah SWT dan semakin besarnya dorongan untuk menjalankan perintah agama.
Peningkatan ketakwaan ini menjadi salah satu bentuk perubahan batin yang dinilai muncul setelah seseorang bersungguh-sungguh menghidupkan malam-malam terakhir Ramadan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
4. Lebih khusyuk dan tenang saat beribadah
Ciri lainnya adalah munculnya ketenangan dalam beribadah, termasuk saat menunaikan salat malam. Orang yang mendapatkan lailatul qadar diyakini akan merasakan kenikmatan dan kekhusyukan lebih dalam ketika beribadah.
Halaman Selanjutnya
Hal ini selaras dengan hadits Rasulullah SAW yang menyebut siapa yang mendirikan salat pada malam lailatul qadar dengan iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.

2 hours ago
1











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3429214/original/050982400_1618458325-dan-dealmeida-4aM_QE-HRLw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523066/original/035189100_1772787502-andi_campak.jpeg)



