IHSG Ambruk ke 7.022 di Awal Pekan, Investor Siaga Lonjakan Harga Minyak Dunia Guncang APBN RI

3 hours ago 1

Senin, 16 Maret 2026 - 17:05 WIB

Jakarta, VIVA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambruk di awal pekan perdagangan, Senin, 16 Maret 2026. IHSG melemah 1,61 persen atau 114,92 poin ke level 7.022,29. 

Berdasarkan pantauan VIVA melalui Stockbit, IHSG mengalami koreksi tajam sejak awal sesi di mana indeks anjlok hingga menyentuh area 6.95. Setelah itu, IHSG mulai bangkit diimbangi penurunan di rentang area 7.000 sampai 7.022.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sektor teknologi tergerus paling banyak sebesar 2,34 persen disusul penurunan sektor properti sebesar 2,28 persen dan sektor energi kehilangan 2,24 persen. Sektor bahan baku melemah 1,82 persen, sektor transportasi turun 1,57 persen, sektor infrastruktur jatuh 0,63 persen, sektor konsumer siklikal turun 0,16 persen dan sektor siklikal turun 0,03 persen. 

Sebaliknya, sektor keuangan membukukan kenaikan signifikan sebesar 0,45 persen. Sektor industri dan kesehatan ikut kinclong, masing-masing menguat 0,21 persen serta 0,13 persen. 

Tim Analis Phintraco Sekuritas mebgatakan, kekhawatiran dampak kenaikan harga minyak mentah terhadap inflasi, potensi melebarnya defisit APBN, berlanjutnya depresiasi Rupiah. Pelaku pasar juga menyoroti potensi perlambatan ekonomi domestik, menjadi faktor negatif yang mempengaruhi pergerakan IHSG. 

"Selain itu menjelang libur panjang membuat investor cenderung bersikap hati-hati," lanjut Tim Analis Phintraco Sekuritas dalam riset hariannya, Senin, 16 Maret 2026.

Presiden Prabowo Subianto menekankan opsi melonggarkan defisit APBN adalah pilihan terakhir. Ia juga kembali menegaskan komitmennya terhadap disiplin fiskal, dengan menyatakan prinsip utama dalam pemerintahannya adalah memastikan bangsa Indonesia hidup sesuai dengan kemampuan.

Dari sisi global, harga minyak acuan Amerika Serikat, West Texas Intermediate (WTI), menguat hingga level US$100 per barel pada hari ini. Kenaikan didorong pernyataan Donald Trump yang mengancam serangan militer terhadap Pulau Kharg di Iran. 

Ilustrasi minyak mentah.

Photo :

  • CNBC Internasional

Trump juga mengatakan rencana perjalanannya ke Tiongkok pada akhir bulan ini dapat ditunda. AS, kata Trump, berupaya menekan Tiongkok untuk membantu membuka kembali Selat Hormuz. 

"Sementara itu, secara teknikal IHSG diperkirakan bergerak pada kisaran 6.900-7.150," lanjut Tim Analis Phintraco Sekuritas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam riset tersebut, Phintraco Sekuritas juga melaporkan tiga emiten sukses mencatatkan lompatan tertinggi di jajaran 45 saham unggulan. Berikut daftra top gainers pada kategori LQ45.

Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN)

Halaman Selanjutnya

Saham CPIN melesat 10,28 persen atau 370 poin menjadi 3.970.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |